MEDAN – Sebanyak 18 pelajar Program Sister City Student Exchange dari Gwangju Korea Selatan (Korsel) berkunjung ke Kota Medan dalam rangka pertukaran pelajar antar negara.
Salah satu objek yang mereka kunjungi adalah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Medan.
Kedatangan para siswa Gwangju Korsel disambut di halaman utama lapangan upacara MAN 1 Kota Medan. Mereka akan berada di Indonesia selama 14 hari, 9 – 23 Februari 2023.
Kepala MAN 1 Kota Medan Reza Faisal mengatakan, pertukaran pelajar antar negara ini merupakan bagian dari Program Sister City antara Kota Medan Indonesia dan Kota Gwangju Korsel. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 1997.
“MAN 1 Medan menjadi satu-satunya Madrasah Aliyah yang mengikuti program ini bersama SMA lainnya di Kota Medan,” kata Reza Faisal, Rabu (15/2/23) seperti dikutip kemenag.go.id.
Kedatangan siswa Gwangju juga mendapat dukungan dari Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Abdul Amri Siregar dan Kabid Pendidikan Madrasah, Erwin Pinayungan Dasopang serta Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution.
“MAN 1 Medan layak sebagai salah satu sekolah yang dianggap konsisten melaksanakan program pendidikan terbaik di Kota Medan,” jelas Amri.
“Terima kasih kepada Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution yang juga mendukung dan memberi kesempatan kepada siswa MAN 1 Medan untuk mengikuti program pertukaran pelajar ini,” sambungnya.
Senada, Humas MAN 1 Kota Medan Kurnia Senja Siregar mengatakan, program pertukaran pelajar ini merupakan moment penting bagi pelajar madrasah dan SMA sederajat lainnya karena merupakan program antar 2 negara besar yaitu Korea dan Indonesia.
“Program ini akan mengenalkan system belajar antar negara serta pengenalan Budaya antar Negara,” jelasnya.
“Oleh karena itu manfaatkan kesempatan yang ada saat ini buat siswa yang terpilih mengikuti program pertukaran pelajar ini. Semoga ilmunya bermanfaat dan dapat berbagi kepada teman teman di sekolah,” tandasnya.
