EMPAT LAWANG – HR (26), pelaku pencabulan anak di bawah umur yang buron sejak April 2023 lalu akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Empat Lawang.
Pelaku merupakan salah satu dari tiga pelaku rudapaksa terhadap bocah dibawah umur. Mereka merudapaksa korban saat pulang takbiran Idul Fitri, April lalu.
Pria asal Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang ini ditangkap oleh pihak kepolisian di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
“Kejadian rudapaksa terhadap anak di bawah umur yang dilakukan para pelaku tersebut terjadi pada bulan April lalu sekira pukul 12 malam,” ujar Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP M Tohirin, Selasa (5/9/23).
Saat itu, lanjut Tohirin, korban yang masih berusia 16 tahun baru pulang dari malam takbiran Idul Fitri dan secara tidak sengaja bertemu HR dan 2 pelaku lainnya berinisial R dan B.
“Tiga pelaku melakukan pencabulan secara bersama-sama terhadap korban saat korban akan pulang ke rumah,” jelasnya.
Modusnya, saat itu salah satu pelaku menawarkan diri untuk mengantar korban dan korban menerima ajakan pelaku untuk diantarkan pulang karena korban merasa tinggal di desa yang sama dengan pelaku.
“Korban pun mengikuti pelaku untuk pulang ditengah perjalanan pelaku mengajak korban ke lapangan bola,” ujarnya.
Setelah pelaku menghentikan kendaraannya, pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan badan di lapangan sepak bola Desa Bandar Aji, Kecamatan Sikap Dalam.
“Kemudian juga datang dua teman pelaku lainnya yakni R dan B dan ikut melakukan persetubuhan terhadap korban,” jelasnya.
Saat ini dua pelaku lainnya yakni R dan B masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian.
“HR akan disangkakan dengan Pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak karena telah melakukan tindak pidana persetubuhan anak,” jelasnya.
Laporan: Dede Febriansyah
