Home Berita Bangun Pabrik Baru Rp9,3 Triliun, Pusri Libatkan Ribuan Pekerja Termasuk TKA Asal China

Bangun Pabrik Baru Rp9,3 Triliun, Pusri Libatkan Ribuan Pekerja Termasuk TKA Asal China

by Slyika

PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PT Pusri) segera membangun pabrik terbaru berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Proyek strategis ini memiliki nilai USD670.251.271 atau Rp10,52 triliun dengan asumsi kurs Rp15.702 per dolar AS. Angka tersebut tidak termasuk IDC.

Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan, proyek pembangunan pabrik Pusri IIIB menggunakan sumber pendanaan loan 70 persen dan equity 30 persen.

Adapun angka kredit sindikasi senilai Rp9,317 triliun bersumber dari perbankan nasional, baik itu bank BUMN, seperti BNI, Mandiri, BRI, BTN, BSI maupun bank swasta nasional, seperti BCA serta bank milik daerah, yaitu Bank Sumsel Babel (BSB), serta Bank Jabar-Banten (BJB).

“Kami rencanakan proyek ini bisa selesai dalam 40 bulan,” ujar Dirut PT Pusri Tri Wahyudi Saleh saat diwawancarai, Senin (23/10/23).

Tri mengatakan, untuk rencana groundbreaking pembangunan pabrik Pusri IIIB akan dilakukan pada November mendatang di lahan seluas 8,8 hektare di dalam komplek pabrik Pusri Palembang.

“Pabrik terbarunya ini memiliki kapasitas produksi sebesar 1.350 ton amonia per hari atau 445.500 ton per tahun dan untuk pupuk urea mencapai 2.750 ton per hari atau 907.500 ton pertahun,” jelasnya.

Dalam pembangunan pabrik Pusri IIIB tersebut, Tri mengungkapkan sebanyak 2.200 pekerja akan dilibatkan, termasuk 300 diantaranya merupakan tenaga kerja asal China.

“Pabrik terbaru ini akan dibangun dengan teknologi low energy dan menggantikan pabrik yang sudah kurang efisien yakni pabrik III dan IV,” katanya.

“Pabrik baru ini akan mampu menurunkan konsumsi bahan baku yaitu gas sebesar 13 MMBTU per ton atau penghematan setara Rp1,1 triliun per tahun dari biaya gas,” jelasnya lagi.

Menurutnya, didirikannya pabrik Pusri IIIB tersebut sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk menjaga ketersediaan pupuk di seluruh wilayah tanggung jawab penyaluran pupuk Pusri.

“Serta dukungan kami dalam menjaga keberlanjutan industri yang handal dan berdaya saing untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Laporan: Dede Febriansyah

 

You may also like

Leave a Comment