Home Berita Dr. Ir. H. Narmodo, M.Ag Pimpin Muallaf Learning Center Muhammadiyah

Dr. Ir. H. Narmodo, M.Ag Pimpin Muallaf Learning Center Muhammadiyah

by Slyika

JAKARTA – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Barat, Dr. Ir. H. Narmodo, M.Ag resmi dipilih sebagai Ketua Muallaf Learning Center (MLC) Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta.

Pelantikan ini dilaksanakan dalam rangkaian Seminar Dakwah Komunitas Generasi Baru Muslim bertema “Perilaku Beragama Generasi Baru Muslim: Dinamika dan Transformasi”, yang digelar pada 13–14 September 2025 lalu di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DKI Jakarta.

Kepada Beritaind, Dr. Narmodo memaparkan program strategis yang akan menjadi prioritas kerjanya.

“Langkah awal kami adalah mempersiapkan Kantor MLC sebagai pusat kegiatan, melakukan konsolidasi internal dengan pengurus LDK, dan menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan muallaf,” ungkapnya.

Menurutnya, dirinya akan fokus memberikan pengajaran Islam yang komprehensif, mencakup ibadah, muamalah, akhlak, serta keMuhammadiyahan, agar para muallaf dapat terus istiqamah dan mantap dalam menjalankan ajaran Islam.

Dr. Narmodo menekankan, dakwah kepada muallaf membutuhkan strategi dan keahlian khusus.

“Pendampingan bagi muallaf berbeda dengan dakwah umum. Oleh karena itu, kami akan menyiapkan para dai khusus yang terlatih dan paham kondisi psikologis serta kebutuhan spiritual para muallaf,” tambahnya.

Peresmian MLC dilakukan oleh Ketua PWM DKI Jakarta, Dr. Ahmad Abu Bakar, SE, MM, yang sekaligus menandai dimulainya operasional lembaga ini.

Sedangkan susunan pengurus dibacakan oleh Sekretaris LDK PWM DKI Jakarta, dengan Abu Taqi Mayestino (ATM) ditunjuk sebagai Wakil Ketua mendampingi Dr. Narmodo.

Apresiasi dan Arahan Para Tokoh

Peluncuran MLC mendapat dukungan luas dari berbagai tokoh dan pemangku kepentingan.

Seperti KH Muhlis, M.Ag, Biro Dikmental Pemprov DKI Jakarta, menekankan pentingnya pembinaan spiritual di semua lini.

“Kematian adalah kepastian. Kita harus mempersiapkannya dengan baik. LDK memiliki posisi strategis untuk memberikan bimbingan keagamaan, termasuk kepada pasien di IGD rumah sakit, agar mereka mendapat ketenangan dan keberkahan dari Allah,” ujarnya.

Sedangkan Ketua LDK PWM DKI Jakarta menyoroti pentingnya pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan jamaah komunitas.

“Para dai harus memahami kebutuhan dan kepentingan jamaah di komunitasnya.Metode dakwah yang jitu akan membuat pesan keagamaan lebih mudah diterima dan saling memahami posisi masing-masing,” jelasnya.

Sedangkan Dr. Ahmad Abu Bakar, SE, MM, yang meresmikan MLC, menegaskan pentingnya publikasi dakwah.

“LDK tidak cukup hanya bekerja. Publikasi melalui media massa dan media sosial sangat penting agar dakwah bisa menjangkau masyarakat lebih luas dan memberi inspirasi,” tegasnya.

Sementara Agus Tri Sundani, Wakil LDK PWM Jakarta Barat, menambahkan perspektif tentang peluang dakwah komunitas.

“LDK memiliki posisi strategis dalam dakwah karena ruang geraknya sangat luas dan fleksibel, memberikan kesempatan yang besar bagi para dai untuk berkontribusi di berbagai lapisan masyarakat,” tuturnya.

Turut hadir Wakil Ketua PWM DKI Jakarta Bidang Lembaga Dakwah Komunitas, H. Supriadi Karsim, S.Ag., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap peluncuran MLC sebagai bagian penting dari misi dakwah Muhammadiyah di DKI Jakarta.

Peran Strategis MLC

Pembentukan Muallaf Learning Center diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat layanan dakwah komunitas di tengah tantangan masyarakat urban.

Jakarta sebagai kota metropolitan dengan dinamika sosial yang tinggi menjadi lahan dakwah yang menuntut pendekatan kreatif, profesional, dan penuh empati.

MLC dirancang sebagai pusat pembinaan muallaf yang tidak hanya memberi pendampingan spiritual, tetapi juga dukungan sosial dan psikologis agar para muallaf merasa diterima dan mampu berperan aktif dalam masyarakat.

“Kami ingin menjadikan MLC sebagai rumah belajar yang ramah, di mana muallaf dapat menemukan bimbingan yang mereka butuhkan untuk hidup sebagai Muslim yang percaya diri dan berdaya,” ungkap Dr. Narmodo.

Dengan peresmian ini, Muhammadiyah DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam mengembangkan dakwah inklusif dan berkelanjutan, memastikan setiap muallaf mendapatkan pembinaan yang kokoh sesuai tuntunan Alquran dan sunnah, sekaligus menjawab tantangan dakwah di era modern.

Redaktur: Abdul Halim

You may also like

Leave a Comment