SUKABUMI – Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital pada tourism industry, Telkom University menggelar kegiatan pengabdian masyarakat (abdimas) di kawasan Gua Buniayu, Sukabumi, Jawa Barat, pada 31 Oktober s/d 1 November 2025.
Kegiatan bertajuk “Implementasi Teknologi AI VEO3 pada Extreme Sport Gua Buniayu” ini berfokus pada penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendukung promosi wisata berbasis digital, khususnya dalam menggunakan CGI untuk promosi tempat wisata speleologi.
Tim Tel-U memberikan pelatihan kepada pengelola dan komunitas sekitar mengenai cara menggunakan AI VEO3 sebagai alat bantu untuk membuat konten promosi wisata yang lebih menarik dan efisien.
Teknologi tersebut dapat membantu menghasilkan video, foto, hingga materi publikasi otomatis, yang berpotensi meningkatkan daya tarik Gua Buniayu sebagai destinasi wisata ekstrem dan edukatif.
Penerapan teknologi AI diharapkan mampu membantu masyarakat lokal mengoptimalkan potensi wisata alam melalui strategi digital marketing yang modern dan berkelanjutan.
“Kami ingin memperkenalkan solusi efektif bagi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi, agar promosi wisata bisa menjangkau lebih luas tanpa harus bergantung pada biaya besar khususnya pada pariwisata speleologi,” jelas Rajiv selaku ketua kegiatan pengabdian masyarakat Telkom University, Sabtu (01/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini juga diisi dengan sesi praktik langsung, dimana peserta mencoba membuat konten promosi menggunakan alat berbasis AI.
Selain itu, mahasiswa turut mengeksplorasi keindahan dan tantangan olahraga ekstrem di Gua Buniayu sebagai bagian dari dokumentasi digital yang akan digunakan untuk kampanye promosi Gua Buniayu.
Pihak pengelola wisata menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu dalam memperkenalkan Gua Buniayu ke masyarakat luas, khususnya generasi muda yang aktif di media sosial.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pelatihan ini, sehingga dapat membantu kami dalam mempromosikan Gua Buniayu. Kami juga berharap pelatihan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat bisa semakin melek teknologi,” ujar pemilik dan pengelola Gua Buniayu, Pak Ferry Saputra.
Melalui kegiatan ini, tim Telkom University berupaya memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dengan cara terjun langsung dalam memberikan pelatihan dan dalam pengembangan potensi pariwisata berbasis inovasi digital di era transformasi teknologi.
Adapun tim pengabdi dari Telkom University yang terlibat dalam program ini, antara lain Rajiv Mangruwa D.B.A, Dr. Muhammad Subhan Iswahyudi, S.T., M.Eng, Dr. Leonardus W Wasono, S.T., M.Eng, Syahputra, Ph.D, Dr. Ashri Putri Rahadi, ST., M.Sc., M.S.M.
