BERITAIND.COM, INDRAMAYU – Universitas Telkom menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) berupa pelatihan penulisan artikel ilmiah terindeks bagi mahasiswa pascasarjana Universitas Wiralodra.
Kegiatan dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pendidikan tinggi ini berlangsung pada 17 April 2026 di Gedung Pascasarjana Universitas Wiralodra, Indramayu.
Kegiatan sebagai bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi bentuk kolaborasi strategis antarperguruan tinggi dalam memperkuat budaya publikasi ilmiah di Indonesia.
Pelatihan menyasar sekitar 20–30 mahasiswa pascasarjana yang tengah atau telah menyelesaikan penelitian tesis.
Program ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi mahasiswa, seperti keterbatasan pemahaman struktur artikel ilmiah, etika publikasi, hingga strategi memilih jurnal bereputasi.
Ketua tim Abdimas Fetty Poerwita Sary menjelaskan, publikasi ilmiah merupakan indikator penting dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa sekaligus reputasi institusi, sehingga pelatihan ini dikemas tidak hanya secara teoritis tetapi juga aplikatif dan berbasis praktik langsung.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Universitas Telkom, yaitu Dr. Adhi Prasetio dan Dr. Nidya Dudija, yang memberikan materi terkait strategi penulisan artikel ilmiah terindeks serta benchmarking publikasi mahasiswa.
Saat pemaparan, Dr. Adhi Prasetio menekankan pentingnya memahami struktur artikel ilmiah sesuai standar jurnal bereputasi.
Sementara Dr. Nidya Dudija memberikan wawasan mengenai praktik terbaik dalam meningkatkan kualitas publikasi mahasiswa melalui pendekatan benchmarking.
Kegiatan dikemas dalam bentuk pelatihan yang mencakup pengenalan publikasi ilmiah, mencari ide penelitian, pengelolaan referensi dan sitasi akademik, pemilihan jurnal yang akan digunakan sebagai referensi, dan mengenali jurnal predator agar tidak salah memilih jurnal.
Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memahami bagaimana proses pencarian ide, mencari referensi, sehingga lebih siap untuk menulis karya ilmiahnya.
Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Wiralodra, Prof. Dr. Ipong Dekawati, menyambut baik kegiatan dan menilai pelatihan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas lulusan.
Ia menegaskan, publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator penting dalam pendidikan pascasarjana, sehingga kegiatan ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa lebih aktif dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.
Dalam jangka panjang, program ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah publikasi ilmiah mahasiswa, memperkuat budaya riset di perguruan tinggi, serta meningkatkan reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, mahasiswa yang telah mengikuti pelatihan diharapkan dapat menjadi agen perubahan dengan menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan-rekannya, sehingga tercipta ekosistem akademik yang produktif dan berdaya saing.
