BERITAIND.COM, BANYUASIN – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kegiatan didanai Dana Hibah Pengabdian Kerjasama Dosen dan Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya Tahun Anggaran 2026, berdasarkan Keputusan Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya Nomor 4695/PL6.4.2/SK/2026 tentang Penerima Dana Pengabdian Kerjasama Dosen dan Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya Tahun Anggaran 2026.
Mengusung tema “Kemandirian di Usia Senja: Pelatihan Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) di Desa Pulau Harapan”, kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Sekolah Lansia Berdaya ‘Aisyiyah Berbagi Ukhuwah di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.
Ketua tim pengabdian Siska Almaniar, S.Pi., M.Si menjelaskan, program bertujuan meningkatkan kemandirian para lansia melalui pemanfaatan teknologi budidaya ikan dalam ember (Budikdamber), sebuah metode budidaya ikan yang sederhana, hemat lahan, dan mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.
“Budikdamber menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya lansia, untuk tetap produktif di usia senja. Selain dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, kegiatan ini juga berpotensi memberikan nilai ekonomi apabila dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima beritaind.com, Sabtu (25/7/26).
Dalam pelaksanaannya, Siska didampingi dua anggota tim dosen, yaitu Eka Nurriza Khairunnisa, S.Pd., M.Si. dan Septi Hermialingga, S.Kel., M.Si.
Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Studi D-IV Teknologi Akuakultur Politeknik Negeri Sriwijaya, yakni Ervina Natalia Lase dan Nyimas Fifi Almeizi Adhyanova, sebagai bentuk implementasi kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan diikuti dengan antusias oleh para peserta Sekolah Lansia Berdaya.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan konsep Budikdamber, persiapan wadah budidaya, teknik penebaran benih ikan, manajemen pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, hingga pemeliharaan tanaman yang dibudidayakan secara terpadu di atas ember.
Peserta juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan mempraktikkan secara langsung tahapan budidaya.
Politeknik Negeri Sriwijaya berharap para lansia tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat diterapkan di rumah sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadirkan inovasi yang sederhana, aplikatif, dan berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim pengabdian, pengurus Sekolah Lansia Berdaya, dan seluruh peserta sebagai simbol semangat kolaborasi dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, produktif, dan berdaya.
Editor: Theo Esto
