Home Sport Bola Basket 3×3 Asian Games 2026: Putra di Pool C, Putri di Pool D, Siapa Saja Lawannya?

Bola Basket 3×3 Asian Games 2026: Putra di Pool C, Putri di Pool D, Siapa Saja Lawannya?

by Slyika

BERITAIND.COM, JAKARTA – Siapa saja lawan Timnas Basket 3×3 di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sudah terjawab.

Panitia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 telah merilis pembagian grup dari cabang olahraga bola basket 3×3.

Drawing menyebutkan bahwa Timnas Basket 3×3 Putra berada di Pool C.

Di sana, Indonesia akan bersaing dengan Qatar, Bahrain, dan Taiwan, yang merupakan juara Asian Games 2022 3×3 Putra

Total ada 16 tim yang bersaing di Asian Games 2026.

Mereka terbagi menjadi 4 pool dengan masing-masing pool diisi empat tim.

Pool A dihuni Mongolia, Filipina, Kazakhstan, dan Sri Lanka.

Lalu Pool B terdapat China, Iran, Malaysia, dan Hong Kong.

Kemudian untuk Pool D, ada Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Thailand.

Head Coach Timnas Basket 3×3 Putra Nico Donnda Fitzgerald merespons hasil drawing Asian Games 2026.

Menurutnya, tidak ada grup yang mudah di Asian Games.

Semua pertandingan memiliki tantangan dan strategi unik dalam konsep 3×3.

“Saya pribadi sedikit lebih familiar dengan Taiwan, yang mana negara ini paling aktif di ajang 3×3 dibandingkan dengan Qatar dan Bahrain,” ungkap Donnda.

“Taiwan memiliki pemain dengan rata-rata tinggi yang cukup baik dan kemampuan menembak yang merata,” ujarnya.

“Untuk Qatar dan Bahrain, karena kita baru dapat hasil drawing-nya, kami masih dalam tahap mempelajari lebih dalam kekuatan lawan. So far kita hanya melihat 3 dari 8 pemain Bahrain dan Qatar yang aktif berkompetisi. Tapi dari prediksi kami, mereka akan bermain lebih fisik dan mengeksploitasi size mereka,” ucap Donnda.

Donnda menyebut, telah menyusun rencana untuk menghadapi hasil drawing ini.

Langkah pertama adalah komitmen bersama pemain, pelatih, dan manajemen untuk menjalankan hasil evaluasi saat tampil di FIBA 3×3 Challenger Batam Stop.

“Sesuai dengan reviu kita terhadap performa di Batam kemarin, dibutuhkan peningkatan kemampuan fisik. Kemampuan fisik ini juga yang menjadi faktor kunci dalam eksekusi sistem offense dan defense yang dibangun, termasuk mentalitas,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk kategori putri, drawing menempatkan Indonesia di Grup D.

Di sana, Indonesia satu grup dengan Thailand, Korea Selatan, dan Singapura.

Sama seperti kategori putra, total ada 16 tim yang bersaing di kategori putri.

Mereka terbagi menjadi empat pool dengan masing-masing pool diisi oleh empat tim.

Pool A dihuni China, Kazakhstan, Qatar, dan Sri Lanka. Lalu, di Pool B ada Jepang, Taiwan, Iran, dan Uzbekistan.

Adapun Pool C diisi oleh Mongolia, Filipina, Malaysia, dan Makau.

Dalam penjelasan di laman media sosial resmi Asian Games 2026, pertandingan bola basket 3×3 rencananya akan berlangsung pada 21 September sampai 25 September 2026.

Semua pertandingan dikonsentrasikan di Kinjo Futo Station Square.

Persaingan bola basket 3×3 di Asian Games ke-20 ini diprediksi akan diwarnai kejutan karena regulasi anyar yang diterapkan.

Pada Asian Games ini, hanya pemain berusia di bawah 23 tahun yang boleh bermain.

Indonesia menyiasati regulasi ini dengan mematangkan pemain U-23.

Mereka dalam satu tim dikirim ke berbagai kejuaraan Challenger dan Women’s Series, untuk menghadapi pemain-pemain senior dan tim terbaik di dunia.

Timnas Putra saat ini masih terdiri dari 12 pemain, sebelum pada akhirnya mengerucut pada 4 pemain utama.

Direncanakan timnas 3×3 Basket Putra akan mengikuti 3×3 stop di Taiwan, sebelum pergelaran Asian Games 2026.

Kemudian untuk kategori putri, sesuai usia, ada tiga pemain U-23 tahun yang terus diasah kemampuannya.

Mereka adalah Diva Intan, Thasya Saputera, dan Lidwina Ruth.

Dalam mematangkan permainan, mereka dimentori oleh seniornya, Ayu Sriartha.

Dalam persiapan menuju Asian Games 2026, Timnas Basket 3×3 Putri baru saja unjuk kemampuan di FIBA 3×3 Women’s Series Batam Stop.

Usai di Batam, perjalanan dilanjutkan ke 3×3 Women’s Series Tokyo Stop, yang akan berlangsung 1-2 Agustus 2026.

“Timnas 3×3 merupakan salah satu etalase pemuda-pemudi Indonesia dalam ajang internasional. Tentunya, Asian Games akan menjadi kesempatan berharga bagi para pemain menunjukkan potensi terbaik mereka. Mari kita terus dukung dan doakan terbaik bagi 3×3 Indonesia agar berprestasi serta menjadi kebanggaan Indonesia,” terang Derry Primasta Octa, Head of Program 3×3 Badan Tim Nasional DPP Perbasi.

You may also like

Leave a Comment