MAKASSAR – Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar gelar siraman rohani melalui ceramah agama bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan menghadirkan ustad Das’ad Latif untuk memotivasi dan mendorong WBP agar mau divaksinasi Covid-19, Kamis (15/7/2021).
Kalapas Kelas I Makassar Hernowo menyampaikan, kehadiran ustad Das, ad Latif guna memberikan pencerahan bagi pegawai dan WBP Lapas Kelas I Makassar agar dapat terhindar dari penularan covid 19, perbuatan yang tidak baik dan menjauhi narkoba.
Ustad Das’ad menjelaskan, vaksin Covid-19 sesuai dengan ajaran islam, dimana kita harus melindungi nyawa seseorang.
Menurut ustad Das’ad sangat penting melakukan vaksinasi Covid-19 di lapas karena ini merupakan bentuk ihktiar agar warga binaan terhindar dari penularan covid-19.
Beliau juga menambahkan, vaksin covid-19 untuk melindungi diri WBP dari covid-19. Untuk itu, ustad Das’ad meminta agar tidak mempercayai berita-berita hoaks, seperti adanya orang meninggal setelah vaksin.
“Vaksin ataupun tidak vaksin, pasti mati jika ajal tiba. Kita melakukan vaksin karena kita berihktiar kepada Allah SWT,” ujar ustad Das’ad.
Menurutnya, ikhtiar untuk mencapai apa yang dicita-citakan. Tentunya dengan tahapan melalui dari usaha, ikhtiar, doa, dan tawakal.
Lebih lanjut, ustad Das’ad mengatakan seseorang yang masuk di lapas bukanlah suatu kehinaan, akan tetapi itu adalah bukti kasih sayang Allah.
“Karena dengan berada di dalam lapas, mencegah kita melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang,” tuturnya.
Ustad Das’ad menghimbau kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik yaitu dengan menyesali perbuatan, mengakui rasa bersalah.
“Tidak mengulangi kesalahan, berbuat kebaikan, berdoa kepada Allah SWT. Tidak meninggalkan salat dan melaksanakan salat taubat,” tandasnya.
Sementara itu, Kalapas Hernowo Jumat, (16/721), menuturkan Lapas Makassar akan melaksanakan vaksinasi bagi 300 orang WBP dan 200 orang keluarga pegawai.
Vaksinasi ini dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar yang akan menurunkan 4 tim dan menyiapkan 500 vaksin. (abd)
