MAROS – Kakanwil Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto mengapresiasi LPKA Maros yang memproduksi mini cafe box container produk dan sudah mulai dipasarkan.
Menurut Kakanwil Harun, pihaknya selalu meminta kepada kepala lapas/ rutan untuk melaksanakan kegiatan produksi di dalam lapas/rutan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian agar menjadi bekal bagi WBP untuk beritegrasi kembali dengan masyarakat.
Kepala LPKA Maros Tubagus M. Chaidir mengatakan, saat ini sudah 7 mini cafe box container rakitan WBP sudah dipesan oleh pelaku usaha mikro dan akan ditempatkan pada kawasan kuliner Kabupaten Maros.
“Juga telah dipesan oleh Pelaku Usaha dari Gowa, Pangkep dan Makassar,” jelas Kalapas Tubagus, Minggu, (9/1/22).
Menurut Tugabus, Box ini dijual dengan harga sangat terjangkau serta kualitas bisa bersaing dengan produk luar LPKA. Harga mulai Rp5 -Rp 7 juta dengan pengerjaan 1 – 2 minggu (tergantung ukurannya).
Box terbuat dari besi hollow calvanis dan spandek serta dari kayu untuk beberapa bagiannya.
Tubagus mengatakan, sebanyak 5 orang yang mengerjakan produk ini. WBP ini sebelumnya telah dilatih keterampilan meubel dan pertukangan.
“Tetapi ada juga beberapa WBP yang sudah mempunyai dasar di bidang pertukangan,” jelasnya. (mirza)
