LABUAN BAJO – Labuan Bajo telah lama dikenal dunia sebagai gerbang menuju keajaiban bahari dan habitat purba Komodo.
Namun, di balik gugusan pulau yang memukau, terhampar kekayaan budaya dan bentang alam Flores yang sering kali luput dari pandangan.
Memahami hal ini, Meruorah Komodo Labuan Bajo dengan bangga meluncurkan serangkaian paket petualangan darat bertajuk “An Elevated Landtrip Experience”.
Inisiatif ini hadir bukan untuk mengalihkan pandangan dari keindahan wisata laut, melainkan untuk menyempurnakan narasi perjalanan para wisatawan.
Meruorah mengajak para penjelajah untuk melihat Labuan Bajo secara utuh, menyelami kedalaman lautnya, sekaligus mendaki keanggunan bukit dan budayanya.
Mengungkap sisi Lain Flores, melalui paket land trip ini, Meruorah menawarkan kurasi perjalanan yang menyentuh sisi petualangan, relaksasi, dan warisan lokal.
Wisatawan kini memiliki opsi kegiatan yang kaya untuk mengisi waktu selain berlayar (Liveaboard).
“Jelajahi keindahan daratan pulau Flores memiliki gua kristal yang memukau, desa adat yang hangat, dan bukit savana yang dramatis. Ini adalah kepingan puzzle yang melengkapi petualangan island hopping Anda,” ujar Rudy H Butarbutar selaku General Manager di Meruorah Komodo Labuan Bajo dalam rilis yang diterima beritaind.com, Rabu (21/1/26).
Pilihan petualangan untuk setiap jiwa, paket “An Elevated Landtrip Experience” dirancang inklusif untuk berbagai tipe pelancong:
• Hills Thrill, Cave Chills: Kombinasi lengkap mengunjungi Goa Batu Cermin, Goa Rangko, dan Bukit Sylvia.
• Bajo Heritage and Nature Trail: Wisata budaya ke Rumah Tenun dan Desa Melo, hingga Air Terjun Cunca Wulang.
• Adventure Ride: Memacu adrenalin dengan ATV di area Goa Batu Cermin.
• Sunset Journey: Menikmati senja dari Parapuar View Point atau Bukit Sylvia.
Pengalaman autentik yang memikat, keindahan dan kepuasan menjelajahi sisi darat Labuan Bajo bukan sekadar janji.
Hal ini dirasakan langsung oleh Mr. Colin G, seorang tamu hotel seorang wisatawan mancanegara bersama keluarganya yang baru saja menikmati eksplorasi alam darat di area Batu Cermin.
Ia menggambarkan pengalamannya sebagai sesuatu yang magic.
