BERITAIND.COM, JAKARTA – Timnas Basket U18 Putri menutup rivalitas FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 dengan menempati posisi runner up.
Kepastian ini didapat usai Inez Welly dkk menelan kekalahan 62-88 atas Filipina di STI West Negros University Gym, Bacolod City, Sabtu petang (6/6).
Indonesia menjadi runner up dan tetap ke FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B yang akan berlangsung di Thailand pada 13-19 Juli 2026.
Bagi Indonesia, kekalahan atas Filipina ini adalah satu-satunya hasil minor Timnas Basket U18 Putri di FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026.
Sebelumnya, Timnas Basket U18 Putri membukukan tiga kemenangan beruntun dengan kalahkan Singapura 66-49, tumbangkan Vietnam 81-32, dan taklukkan Thailand 67-53.
Di kuarter pertama, Timnas Basket U18 Putri tertinggal melalui dua kali free throw Rhiane Meshelle Perez yang kemudian disamakan oleh Mabekou Talla Valerie menjadi 2-2.
Pemain Indonesia terus menekan hingga kemudian unggul di saat kedudukan menjadi 8-6 melalui tembakan tiga angka Inez Welly.
Setelah kedudukan sama kuat 11-11, Filipina terus menjauh hingga menutup kuarter pertama ini dengan keunggulan 25-14.
Memasuki kuarter kedua, Indonesia kembali memproduksi 14 poin namun Filipina juga terus menjauh dengan tambahan 32 angka.
Filipina pun menjauh dengan keunggulan 57-28 saat turun minum.
Di kuarter ketiga, Indonesia meningkatkan intensitas permainan. Perlawanan ini membuahkan 17 poin untuk Indonesia dan kedudukan di kuarter ini menjadi 74-45 untuk Filipina karena tuan rumah juga menambah 17 angka.
Permainan Indonesia konsisten di kuarter keempat. Mereka terus menekan sehingga untuk kali pertama dominan dalam perolehan poin sejak awal pertandingan.
Indonesia mampu menambah 17 angka dan Filipina produksi 14 poin. Keunggulan perolehan poin di kuarter keempat ini, membuat pertandingan pamungkas FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 ini ditutup dengan kedudukan 62-88 untuk keunggulan Filipina.
Inez Welly menjadi pencetak poin terbanyak di pertandingan ini dengan catatan 18 poin, 3 rebound, dan 3 asis. Disusul kemudian Joanne Giovanni yang bukukan 11 poin dan 3 rebound.
Lalu dari Filipina ada Rhiane Meshelle Perez dengan catatan 18 poin, 5 rebound, 4 asis. Lalu Sophia Dignadice bukukan 14 poin, 4 rebound, 2 asis.
Pelatih Timnas Basket U18 Putri Amin Prihantono mengatakan bahwa banyak pelajaran diambil dari rivalitas di Bacolod ini. Pelajaran yang penting untuk memperkuat tim hadapi persaingan pada FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B di Thailand bulan depan.
“Banyak sekali pelajaran yang diambil. Dengan tipikal lawan yang dihadapi berbeda-beda setiap negara, kita lakukan adjustment terhadap tim kita. Itu pengalaman juga buat saya pribadi yang pertama kali pegang Timnas U18 Putri,” ungkap Coach Amin.
“Banyak pelajaran didapat di sini,” tegasnya.
Untuk hadapi persaingan di Thailand bulan depan, Coach Amin sudah punya rencana. Program untuk memperkuat permainan Timnas U18 Putri sehingga lebih kuat lagi di FIBA U18 Women’s Asia Cup.
“Banyak yang akan kita perbaiki, terutama konsistensi dalam bermain. Kami juga akan pertajam offense dan dirapihkan lagi rotasi defense,” ungkapnya.
“Defense dirapihkan karena kita menerapkan defensive range. Jadi jika rotasi gak rapih, bisa jebol,” ujarnya.
“Jadi satu bulan ke depan sebelum tampil di Thailand, kami akan pertajam offense dan merapihkan rotasi defense. Ini karena yang menjadi kekuatan kita ya di defense,” ungkapnya.
Final Standings
First: Philippines
Second: Indonesia
Third: Singapore
Fourth: Vietnam
Fifth: Thailand
