Baru-baru ini Nadine Chandrawinata membagikan pengalaman yang bisa membuat bulu kuduk merinding bagi sebagian orang. Secara mendadak rumah Nadine kedatangan tamu yang jumlahnya tak sedikit. Dalam unggahan Insta Story-nya, Nadine terlihat sibuk mengurus gerombolan tamu yang mampir ke rumahnya itu.
Bukan berwujud manusia, rupanya tamu yang mampir ke rumah Nadine adalah serombongan ulat bulu. Bukan cuma satu, ulat bulu yang tampak bergerombol itu terlihat berada di beberapa titik halaman rumah Nadine.

Foto/Instagram @nadinelist
“Liat nih, kalau mau datang tuh satu-satu, ini sekalinya datang banyak banget,” ujar Nadine di dalam rekaman video Insta Story-nya sambil tertawa.
Bagi sebagian orang, ulat bulu bisa menjadi binatang yang ditakuti. Pasalnya ulat bulu memiliki racun khusus sebagai alat pertahanan diri yang ada di bulu-bulu halusnya. Sehingga jika tidak sengaja menyentuh ulat bulu, bulu-bulu halusnya dapat menusuk kulit dan membuat racun menyebar pada tubuh.

Foto/Instagram @nadinelist
“Hati-hati guys, liat tuh bulu-bulunya, kalau ulat bulunya sampai terusik dia bisa melepaskan bulu-bulu. Kalau sampai terbang kemana-mana dan kena badan. Wah siap-siap bentol dan gatalnya luar biasa,” terang Puteri Indonesia tahun 2005 ini.
Menurut Michael Merchant, ahli entomologi dari Texas A&M University, racun pada ulat bulu mampu menyebabkan rasa sakit pada kulit selama 12 jam. Sehingga jika melihat ada ulat bulu yang menempel di bagian tubuh, sebaiknya jangan langsung memindahkan ulat tersebut dengan tangan kosong.
Hal inilah yang dilakukan Nadine. Ia terlihat sibuk beberapa kali memindahkan ulat bulu tersebut menggunakan daun secara perlahan. Setelah ulat tersebut ia pancing untuk masuk ke dalam daun, Nadine segera memindahkan daun tersebut ke sebidang tanah kosong yang letaknya agak jauh dari halaman rumahnya.

Foto/Instagram @nadinelist
Istri dari aktor Dimas Anggara ini memang dikenal sebagai aktivis lingkungan. Setelah sukses memindahkan gerombolan ulat bulu tersebut, Nadine pun mengunggah sebuah gambar yang memiliki pesan bermakna. Kita harus menyayangi sesama makhluk hidup. Walaupun binatang, mereka juga memiliki hak untuk hidup.
