Home Opini Semakin Siapkah Kita Menjadi The Last of the Mohicans Bagi Negeri Ini?

Semakin Siapkah Kita Menjadi The Last of the Mohicans Bagi Negeri Ini?

by Slyika

Negeri ini adalah negeri yang sangat besar dan Bhinneka. Negeri yang sejatinya sangat membutuhkan banyak sosok atau figur pribadi yang sangat berkarakter.

Pribadi yang memiliki karakter kenegarawanan yang kuat untuk terus tulus-sejati dan setia merawat, menjaga dan mengawal negeri ini. Karakter kenegarawanan adalah karakter atau watak insan bangsa yang ksatria, patriotik dan heroik.

Sifat dan sikap keperwiraannya selalu menampilkan sosok yang gagah berani, arif dan bijaksana, cinta negeri-tanah air dan bangsanya, penuh cinta kasih nan tulus sejati pada kemanusiaan, rendah hati, setia, cinta damai dan hidup semata-mata hanya untuk kepentingan rakyat, khalayak luas.

Penyerahan diri secara total dilandasi rasa keimanan yang kokoh pada Yang Maha Kuasa untuk mengabdi bagi bangsanya dan bagi kemanusiaan universal adalah sifat keutamaan yang dimiliki oleh pribadi yang adalah seorang negarawan sejati.

Seseorang yang muncul begitu sangat berkarakter secara mengagumkan dengan filosofi kenegarawanannya itu.

Indonesia Raya, negeri dari bangsa yang sangat besar ini haruslah mutlak senantiasa mempunyai pejuang-pejuang sejati yang ksatria, patriotik dan heroik.

Pejuang-pejuang yang berprinsip teguh untuk tidak akan pernah sedikitpun mengkhianati setiap nilai, amanat dan cita-cita perjuangan para pejuang terdahulunya, para pejuang pendiri bangsa ini.

Pejuang bangsa dalam konteks kekinian yang selalu menyadari dan menghayati betul ruh, spirit ke-Indonesiaan sejati yang diwarisi oleh para pendahulu kita dan akan mewarisi terus pada anak-cucu kita akan semangat ber-Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga, merawat dan mengawal kuatnya kohesi kita dalam berbangsa.

Berkaca pada situasi dan kondisi hari-hari ini dimana kita sesama warga bangsa akan selalu dihadapkan pada tantangan kompleksitas permasalahan yang semakin berat ke depan dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, pun demikian juga dalam kehidupan bersama warga dunia dengan tantangan-tantangan global di kemudian hari.

Memetik pelajaran pada sebuah kisah legendaris semangat patriotisme dan heroisme suku Indian Mohican yang memihak Inggris berperang melawan suku Magua yang memihak Perancis pada perang memperebutkan daerah jajahan di Kanada, Amerika Utara pada abad 18, bisa dijadikan contoh pembelajaran atas nilai kepahlawanan yang gagah berani bagi kita bangsa Indonesia ini.

Suku Mohican yang bernama lain suku Mohawk ini, sangat dikenal sebagai petarung-petarung handal dan tangguh, cinta pada tanah lelulur-tanah kelahirannya, patriotik, heroik, ksatria, pemberani, tulus dan sejatinya sangat cinta damai.

Sedangkan suku Magua sangatlah bertolak belakang. Karakter yang tidak baik, licik, culas, khianat dan menghalalkan segala cara adalah watak dasar dari suku Magua ini.

Dalam medan pertempuran yang sangat sengit, ketangguhan suku Mohican dengan jiwa-jiwa patriotiknya berhasil menaklukkan suku Magua yang jahat, ganas dan serakah itu dari tanah leluhur yang sangat diyakininya sebagai wilayah yang sakral bagi suku Mohican.

Hingga sampai pada suatu titik dimana kedua suku Indian itu mencapai sebuah kesepakatan perjanjian damai dengan sekelumit kisah-kisah kemanusiaan yang mengharu-birukan dengan berikrarnya suku Magua untuk merubah sifat dan prilakunya yang tidak baik dengan berguru nilai-nilai mulia keutamaan dan keteladanan hidup pada ‘The Last of the Mohicans’, generasi terakhir suku Mohican kala itu.

Kegigihan suku Mohican untuk membela tanah leluhurnya dengan berperang melawan ketamakan, keserakahan, ketidak-adilan dan prilaku-prilaku tidak beradab suku Magua, memberikan contoh cerita kisah keteladanan bagi kita bangsa besar ini untuk senantiasa memiliki jiwa yang besar dan karakter yang kokoh dan tangguh dalam mempertahankan identitas, jati diri bangsa kita ini.

Memiliki jiwa-jiwa ksatria, heroik dan patriotik untuk memerangi segala bentuk ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara tercinta ini seraya terus mengedepankan semangat perdamaian dan kemanusiaan sejati.

Segenap warga bangsa, Patriot Garuda Nusantara, Macan Merah-Putih penjaga, perawat, pengawal setia NKRI tercinta ini dimanapun berada di seantero negeri, yang senantiasa tulus-sejati meneruskan cita-cita perjuangan ‘founding fathers’, para pejuang pendahulu kita untuk terus kita warisi pada anak-cucu kita, anak-cucu bangsa besar ini.

Semakin siapkah kita menjadi ‘The Last of the Mohicans’ bagi negeri ini? Salam Patriot Bangsa

HD. Febiyanto
Pemerhati Pengembangan Karakter Kebangsaan & Kenegarawanan

You may also like

Leave a Comment