Home Berita Kakanwil Kemenkumham Sulsel Buka Webinar Kehumasan

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Buka Webinar Kehumasan

by Slyika

MAKASSAR – Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto buka Webinar Kehumasan Kemenkumham Sulsel yang diselenggarakan oleh Rutan Kelas I Makassar melalui Aplikasi Zoom Meeting, Senin (16/08).

Kakanwil Harun dalam sambutannya mengatakan, keberadaan humas di era pandemi saat ini sangat penting guna memberikan informasi terkait layanan yang kita berikan kepada masyarakat.

“Era pandemi mendorong kita untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan yang mudah dan cepat ke masyarakat. Untuk itu, Tim Humas harus mengemas informasi sehingga informasi layanan dapat dengan mudah sampai ke publik,” Kata Harun.

Kakanwil Harun juga menyebut, isu-isu Kemenkumham menjadi daya tarik tersendiri bagi pemberitaan media. Seperti isu terkait pembinaan Wargabinaan, Remisi, Asimilasi dan sebagainya.

Webinar Kehumasan ini menghadirkan Dua Narasumber yakni Dosen Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Fajar,  Dr. Nur Alim Djalil dan Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan jaringan BPIP Akbar Hadi Prabowo.

Menurut Nur Alim Djalil, Humas harus mampu menjalin komunikasi dan relasi yang baik dengan berbagai media. Yang diinginkan oleh masyarakat terkait Lapas/Rutan itu apa yang dilakukan di Lapas. Apa pembinaan dan kegiatan yang dilakukan oleh Wargabinaan di Lapas.

“Sebuah institusi yang baik adalah institusi yang informatif. Ambil Peran Strategis karena arus informasinya berasal dari segala arah. Saat ini, semua orang memiliki media minimal media sosial sehingga dapat dengan mudah mengakses informasi. Untuk itu, humaslah yang menjadi garda terdepan dalam menjaga citra organisasi,” Kata Nur Alim.

Akbar Hadi Prabowo, Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan jaringan BPIP menyebut peran kehumasan untuk memberikan informasi kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan untuk memperoleh kepercayaan publik.

“Sebagai seorang pengelola humas harus pandai mengenali sejauh mana pers bekerja. Tujuannya untuk mengetahui informasi apa yang harus kita sajikan melalu media. Untuk itu, narasi yang disajikan harus mengakomodir kepentingan publik,” ungkap Akbar Hadi.

Selanjutnya ia mengatakan, berita itu harus memenuhi 5w+1h dari suatu peristiwa yakni What (apa peristiwanya), Who (siapa dalam peristiwa), Why (mengapa terjadi), When (kapan kejradiannya), Where (di mana kejadiannya) dan How (bagaimana kejadian itu). Maka  penting bagi  kita membuat Pres Release karena  dapat memberikan keterangan tambahan sebagai bahan dan data dukung dari berita yang ingin kita tonjolkan,” Kata Akbar.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Divisi Administrasi Sirajuddin dan Kepala Rutan Makassar Sulistyadi serta diikuti oleh jajaran Pengelola Humas Lapas/Rutan, Bapas dan Rupbasan se-Sulsel. (abd)

You may also like

Leave a Comment