PT Alicorle Teknologi Internusa QQ Swadaya Oilgas Capital Investments, Ltd Tanamkan Investasi Rp1,8 Triliun di Kaltim

by raden misward

KALTIM – Investasi senilai Rp1,8 triliun ditanamkan PT Alicorle Teknologi Internusa QQ Swadaya Oilgas Capital Investments, Ltd yang merupakan konsorsium investor dari Singapura serta BUMD Kutai Kartanegara (Kukar), dan PT Mahakam Gerbang Raja Migas di Kalimantan Timur (Kaltim) tepatnya di wilayah Tanjung Sembilang, Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim.

Investasi yang bernilai triliunan itu difokuskan dibidang energi, tangki timbun dan terminal Bahan Bakar Minyak (BBM).  Selain untuk memperkuat pertahanan energi Nasional yang ada di Kaltim khususnya, investasi ini tentunya sangat bermanfaat untuk masyarakat yang sangat membutuhkan BBM dalam sarana pendukung mereka yang kesehariannya berprofesi sebagai tambak udang dan nelayan.

Gubernur Kaltim, Dr Ir H Isran Noor, M.Si menyambut baik proyek pembangunan tangki timbun dan terminal BBM di wilayahnya. Gubernur meresmikan proyek pembangunan tersebut yang disaksikan oleh pejabat setempat, Bupati Kutai Kartanegara, Kapolda Kaltim, Pangdam Mulawarman, Camat dan Lurah Samboja, Kapolsek Samboja dan tokoh masyarakat lainnya.

Sebagai orang nomor satu di Kaltim, ia sangat menyambut baik investor yang datang ke wilayahnya demi kepentingan masyarakat yang sangat bermanfaat. Acara peletakan batu pertama dan pembukaan tirai papan proyek diselenggarakan Selasa, 22 September 2021.

“Saya sebagai Gubernur Kaltim sangat welcome dengan adanya investor yang datang ke sini. Apalagi investor yang datang itu sangat bermanfaat untuk kehidupan masyarakat wilayah Tanjung Sembilang, Semboja, Kukar. Proyek ini harus dilaksanakan dan diwujudkan dengan sebaik-baiknya oleh para investor yang menanamkan modalnya di sini,” kata Dr Ir H Isran Noor kepada beritaind.com.

Dalam Iirisnya tersebut ia menuturkan, masyarakat di Samboja sangat membutuhkan tangki timbun dan terminal pengisian BBM. Karena selama ini masyarakat area tersebut sangat kesulitan untuk membeli solar yang merupakan pendukung kebutuhan usaha mereka, yaitu tambak udang dan nelayan. Diharapkan dengan adanya proyek pembangunan ini dapat dimanfaatkan keberadaannya oleh masyarakat.

John Nainggolan, Perwakilan PT Alicorle Teknologi Internusa QQ Swadaya Oilgas Capital Investments, Ltd mengatakan, acara ini seyogyanya dilaksanakan Februari 2021 namun beberapa kali tertunda dikarenakan adanya pandemi Covid-19 melonjak saat itu.

“Pihak investor asing dari Inggris dan Malaysia tidak dapat ke Indonesia karena adanya travel ban (dilarang bepergian) baik adanya lockdown di negara mereka atau PPKM di Indonesia. Karena itu izinkan saya yang mewakili mereka di sini. Proyek ini bernilai investasi Rp1,8 Triliun. Pembangunannya akan dilaksanakan secara serentak dengan kontraktor pembangunan berasal dari perusahaan konstruksi nasional dan kontraktor negeri Gingsen Korea. Jika tidak ada halangan proyek ini akan tuntas 18 bulan” kata John Nainggolan.

Ia menuturkan, selama pembangunan proyek investasi ini diharapkan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi baik lokal maupun nasional, sehingga akan mendukung program pemulihan ekonomi Nasional selama pandemi ini. Ketika proyek selesai, maka ketahanan energi nasional akan meningkat dalam bentuk peningkatan stok penyimpanan BBM nasional dengan bertambahnya kapasitas sebesar 150.000 KL. BBM yang akan disimpan berupa solar.

“Penentuan lokasi di Tanjung Sembilang, Samboja Kukar Kaltim akan memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat Kaltim. Selain adanya peningkatan ekonomi lokal selama pembangunan proyek, juga akan memberikan gambaran positif iklim investasi di Kaltim. Dengan adanya tambahan kapasitas penyimpanan solar industri sebesar 50.000 KL, akan berguna untuk kebutuhan energi di industri pertambangan, pertanian, kelistrikan dan industri lainnya,” ucapnya.

Ini sebagai tanda dimulainya proyek pembangunan tangki timbun dan terminal BBM di Samboja Kukar dan beberapa wilayah lainnya seperti di Cirebon dan Subang, Jawa Barat.

Sementara itu, Jumiati Wahid, S.Ag, Lurah Muara Sembilang, Kecamatan Samboja mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan akan berkontribusi secara baik untuk melaksanakan dan menyukseskan proyek pembangunan tersebut. Dengan adanya tangki timbun dan terminal BBM, akan menguntungkan warga sekitar khususnya dan masyarakat luas Kaltim.

0 comment
1

Related Post

Leave a Comment