Jangan Ragu Memberi Masukan untuk Kebaikan

by Slyika

Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Makanya TUHAN menciptakan banyak manusia untuk dapat saling memberi masukan. Sehingga berbagai kesalahan dapat dieleminir.

Terkait dengan itu jangan pernah ragu untuk memberi masukan kepada siapapun. Terpenting melakukannya dengan hati yang bersih dan niat menyampaikannya baik.

Selain itu tetap memperhatikan etika dan kesantunan komunikasi. Hal tersebut sangat penting agar penerima pesan dapat menerima semua yang disampaikan.

Ketika memberi masukan jangan memposisikan diri lebih tinggi dari yang diberi saran. Sebaiknya sejajar agar tidak ada hambatan komunikasi.

Di samping itu saat menyampaikannya jangan dengan nada menggurui. Hal ini dapat menyebabkan niat baik jadi kotraproduktif.

Juga bisa jadi bumerang bagi pemberi pesan. Akibatnya menimbulkan masalah baru. Sehingga niat awalnya tidak terwujud.

Apresiasi Dulu
Ketika memberi masukan, sampaikan saat berdua. Bisa secara langsung. Dapat juga lewat telefon, WhatsApp, dan media sosial lainnya.

Orang lain jangan ada yang tahu. Hal ini sangat penting agar tidak membuat malu penerima pesan. Harga dirinya tetap harus dijaga.

Saat menyampaikan masukan, sebaiknya apresiasi lebih dulu. Sekecil apapun pujian yang disampaikan pasti sangat bermanfaat buat penerimanya.

Itu sekaligus untuk membuat suasananya nyaman. Hal tersebut sangat dibutuhkan agar komunikasinya lancar.

Kemudian baru memberi masukan. Pilihlah kalimat-kalimat yang tidak menyinggung perasaan penerima pesan. Berpikir dulu sebelum menyampaikannya terutama memperkirakan reaksi yang bakal diterima.

Jika ada umpan balik dari penerima pesan, berilah tanggapan secara proporsional dan profesional. Jangan berlebihan.

Untuk Kebaikan
Simak saat penerima pesan memberi tanggapan. Kembali apresiasi jika ada hal-hal yang perlu dipuji. Setelah itu beri komentar atas yang disampaikan.

Apapun reaksi penerima pesan, tidak perlu kecil hati. Diterima atau tidak masukan yang disampaikan, jangan jadi pikiran.

Kenapa? Karena niat awal memberikan saran adalah untuk kebaikan penerima pesan. Mau diterimanya atau tidak adalah haknya.

Setelah semua saran disampaikan, lanjutkan dengan doa agar TUHAN melembutkan hati penerima pesan supaya mau menerima semua masukan. Atas ridhoNYA maka seluruh niat wajib dapat terwujud.

Ada kepuasan batin saat semua saran dapat diterima. Kemudian segera dilaksanakan sehingga hasilnya dapa dirasakan secara langsung oleh penerima pesan.

Jangan pernah lelah untuk berbuat baik. Teruslah melakukannya. Yakinlah TUHAN meridhoi dan mendukung semua aktivitas positif yang kita lakukan. Aamiin ya robbal aalamiin…

Dari Kopeng, Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah, saya ucapkan selamat memberi berbagai masukan buat kebaikan bersama. Salam hormat buat keluarga.

Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional

0 comment
2

Related Post

Leave a Comment