JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian ( Sudin KPKP) Kota Administrasi Jakarta Selatan kembali bekerja sama dengan DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar kegiatan sosialisasi penyelenggaraan kurban yang aman, sehat dan halal serta bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kegiatan yang digelar hari Rabu (22/6) 2022 dalam bentuk talkshow secara hibrid (online dan offline) ini mengambil tema “Sosialisasi Penyelenggaraan Kurban 1443 H/ Tahun 2022 yang Aman, Sehat, dan Halal Bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK)”.
Taufan Bakrie Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta hadir secara online. Termasuk segenap unsur lembaga di wilayah kota Jakarta Selatan, antara lain Sudin KPKP, pejabat kantor Kemenag, Babinsa, Binmas, FKDM, LMK, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), para pengurus majelis taklim, unsur keormasan, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini secara online diikuti pula oleh 5 wilayah DPD LDII Kota se-Jakarta dan 1 DPD LDII Kabupaten Kepulauan Seribu serta penyangga wilayah sekitar Jabodetabek.
Walikota Jakarta Selatan, H. Munjirin dalam sambutannya menjelaskan bahwa pemerintah kota melalui Sudin KPKP telah melakukan kordinasi serta memberikan pelayanan kesehatan hewan dan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan), melakukan pendataan tempat penampungan hewan kurban dan sosialisasi daging ASUH ( Aman, Sehat, Utuh dan Halal).
“Kita berharap pelaksanaan kegiatan Idul Adha tahun 2022 M/ 1443 H berjalan lebih baik, teratur dan lebih tertib ditengah-tengah situasi pandemik saat ini. Dengan menerapkan protokol kesehatan di setiap lokasi tempat pemotongan hewan kurban,” jelas Walikota yang dalam sambutannya diwakili oleh Hasudungan A. Sidabalok, selaku Kasudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan yang hadir secara offline di acara tersebut.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Jakarta Selatan, H. Taufik dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan luar biasa dari LDII Jakarta Selatan tentang sosialisasi penyelenggaraan kurban yang aman sehat utuh dan halal bebas dari penyakit PMK ini,” ungkap Nana Ali Syahbana selaku Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam kantor Kemenag Jakarta Selatan mewakili Kepala Kantor Kemenag.
Hal senada juga diungkap oleh Wakil Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta, Sudiharto James yang menghimbau masyarakat tetap melaksanakan kurban secara syariah dan sesuai anjuran dari pemerintah.
Puncak kegiatan sosialisasi yang berlangsung dari pagi hingga siang hari tersebut diisi talkshow yang dipandu oleh Eddy Supriyadi selaku moderator dan diisi oleh berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. drh. Hasudungan A. Sidabalok, M.Si, Kasudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan yang mengangkat materi soal kebijakan penjualan dan pemotongan hewan kurban dalam masa wabah penyakit mulut dan kuku, KH. Nawawi Hakam, Lc.

Ketua Umum MUI Jakarta Selatan, menyampaikan materi soal syarat dan ketentuan hewan kurban secara syariat ke Islaman. Sedangkan Dr. drh. Hadri Latif, M.Si. Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis Institut Pertanian Bogor (IPB) mengangkat materi seputar Higiene dan Sanitasi Pemotongan Hewan Kurban di Masa Wabah Penyakit Mulut dan Kuku.
Adapun pembicara lain yang tak kalah menarik yaitu Aldi Farid, selaku Praktisi Juru Sembelih Halal ( Juleha) yang mengangkat materi mengenai Penyembelihan Hewan Kurban sesuai standar Juleha.
