Tinju Artis, Sensasi atau Olahraga?

by Slyika

Tinju adalah olahraga pertarungan di mana dua orang biasanya saling melemparkan pukulan satu sama lain untuk waktu yang telah di tentukan di ring tinju.

Pemain tinju biasanya  mengenakan sarung tangan pelindung dan peralatan pelindung lainnya seperti pembungkus tangan dan pelindung mulut untuk meminimalisir terjadinya cedera yang fatal.

Belakangan ini olahraga tinju sedang ramai, terlebih di kalangan selebriti. Ini semua berawal ketika Logan paul, seorang youtuber dari Amerika Serikat yang banyak membuat sensasi, berseteru dengan petinju asal Inggris pula yakni KSI. 

Namun, pada pertandingan pertamanya ini Logan Paul mendapat hasil seri dengan KSI. Lalu Logan Paul dan KSI memutuskan untuk bertanding lagi dan pada akhirnya rivalitas di antara mereka berdua dimenangkan oleh KSI.

Dalam dua pertandingan pertamanya itu Logan sama sekali tidak mengantongi kemenangan, justru mendapatkan kekalahan pertamanya di dunia tinju.

Karir di dunia tinjunya pun tak henti sampai disitu saja, Ia mencoba menantang legenda tinju dunia, Floyd Maywather.

Dengan rekor 50 kali kemenangan dan tidak pernah kalah. Namun terdapat sebuah kejanggalan yakni tidak di umumkan siapa pemenang dalam pertandingan itu.

Lantas netizen pun berasumsi bahwa ini semua hanyalah settingan belaka demi mencari sensasi untuk mendapatkan popularitas belaka.   

Dalam kehidupan sehari-hari sering terlihat dan terdengar perilaku narsis.

Narsis merupakan salah satu penyimpangan kepribadian mental seseorang di mana orang tersebut memiliki perasaan yang berlebihan bahwa dirinya lah yang paling penting, dan menginginkan untuk selalu dikagumi.

Teoi Narsisme menurut Sigmund Freud yakni narsisme sebagai perasaan cinta pada diri sendiri yang disertai kecenderungan untuk mementingkan diri sendiri. Hal ini terbukti di tanah air kita.

Berawal dari dua artis sensational yakni Vicky prasetyo bertanding melawan Aldi taher dalam program tinju bertajuk Holywings Sport Show pada 27 Februari 2022.

Ketika pertandingan dimulai, Vicky mengenakan kostum gladiator sementara Aldi yang mengikuti tinju ini karena ingin membeli popok bayi untuk anaknya.

Serangan, gempuran di lontarkan oleh Vicky Prasetyo kepada Aldi Taher walaupun saat ronde pertama berakhir kedua muka dari artis ini tampak tidak ada memar.

Ronde kedua pun dilanjutkan dan disinilah terjadi kekonyolan karena lawan dari Vicky Prasetyo, Aldi Taher kabur dari ring tinju saat ronde 2 akan berakhir 10 detik lagi.

Pertandingan pun dimenangkan oleh Vicky Prasetyo hanya dengan 2 ronde saja dan membuat trending di media sosial.

Hal ini mengundang komentar dari netizen mengenai pertandingan tersebut mulai dari komentar yang kocak hingga komentar yang serius mengenai pertandingan ini.

Banyak netizen menganggap pertandingan ini hanyalah settingan belaka atau hanya sekedar mencari uang karena kedua artis ini selalu membuat sensasi ketika muncul di televisi. 

Teori Dramaturgi merupakan sebuah teori yang menjelaskan bahwa di dalam kegiatan interaksi satu sama lain sama halnya dengan pertunjukkan sebuah drama.

Dalam hal ini, manusia merupakan aktor yang menampilkan segala sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu melalui drama yang dilakukannya.

Dalam pertandingan tinju ini, terlihat sebuah kejanggalan dimana Vicky Prasetyo meninju Aldi Taher namun sering meleset dan Aldi Taher pun sedikit memberi perlawanan kepada Vicky Prasetyo.

Puncaknya pada ronde kedua dimana terlihat jelas bahwa Aldi Taher kabur dari ring tinju. Hal ini terlihat seperti drama bukan seperti pertandingan tinju walaupun latar belakang dari kedua artis tersebut tidak ada yang pernah menggeluti di dunia tinju namun, terlihat hanya untuk mencari sensasi saja. 

Setelah pertandingan sensational tersebut banyak kalangan selebgram hingga selebriti wanita pun menantang lawannya untuk bertanding di dalam ring tinju.

Seperti Paris Fernandez “salam dari binjai”  sang pemukul pohon pisang melawan Jekson Karmela, mantan juara PON serta atlit Muay Thai.

Tak sampai disitu saja, baru-baru ini artis wanita penuh kontroversi, Nikita Mirzani melawan DJ kontroversi pula, Dinar Candy.

Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Nikita Mirzani. Meski kalah, Dinar Candy mengungkap hadiah yang didapat setelah kalah bertanding tinju melawan Nikita Mirzani.

Ia mengaku mendapatkan uang tunai sebesar Rp700 Juta. Uang Tunai tersebut bukan jumlah yang sedikit mengingat mereka hanya melakukan duel di ring tinju hanya beberapa menit saja.

Kalangan artis dapat dengan mudah mendapatkan uang meskipun harus dengan cara yang kontroversi.

Mereka seakan tak peduli dengan reputasi yang akan melekat pada dirinya mesikpun itu buruk.

Dapat terlihat dengan jelas ketika artis baik lelaki maupun perempuan, artis baru maupun lama yang mulai turun pamor nya, mereka akan mencoba dengan segala cara untuk mendapatkan popularitasnya kembali.

Semua ini tak lain demi mendapatkan uang yang melimpah untuk menyambung kehidupannya.

Ditambah Holywings yang awalnya adalah kelab malam dapat melihat peluang bisnis menjadi wadah untuk pertunjukan tinju tersebut

Desmond Hilary

Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University

0 comment
2

Related Post

Leave a Comment