Home Opini Membantu Tanpa Pamrih hanya Mengharap Ridho Alloh SWT

Membantu Tanpa Pamrih hanya Mengharap Ridho Alloh SWT

by Slyika

Sebagai makhluk ciptaan ALLAH SWT yang diposisikan menjadi makhluk sosial, proses terjadinya membantu dan dibantu merupakan hal yang normal.

Bahkan kalau neraca membantu dan dibantu terkadang tidak seimbang, juga sangat normal di masyarakat.

Namun banyak orang, termasuk saya yang terkadang berpikir bahwa membantu itu harus dalam bentuk materi (uang) dengan jumlah besar.

Sehingga banyak kejadian seseorang menjadi gamang untuk membantu sesama, bahkan membuat yang bersangkutan batal meringankan tangan akibat rasa ragu yang timbul pada dirinya.

Saya tidak bermaksud menyanjung berlebihan terhadap seorang Pakar Komunikasi sekaligus Motivator hebat yang juga merupakan salah seorang guru saya, Dr Aqua Dwipayana.

Saya spontan terpanggil untuk memberi komentar setelah membaca tulisannya yang berjudul “Nikmatnya Membantu Tanpa Pamrih”.

Beliau tanpa perlu disanjung pun memang demikian adanya, dengan sangat ringan dan tanpa beban, selalu memberikan bantuan kepada siapa saja.

Tanpa melihat latar belakang orang yang dibantu. Termasuk pada orang yang belum dikenalnya. Konsisten melakukannya dengan ikhlas.

Dr Aqua sering menulis tentang banyak hal yang beliau lakukan, bukan sendiri namun sekeluarga, membantu siapapun tanpa ingin mendapat pujian dari manapun.

Tujuannya mensyiarkan kebaikan agar semakin banyak orang yang tergerak melakukan hal yang sama.

Mungkin itulah efek dari keputusan beliau hanya memiliki TUHAN sebagai atasan satu-satunya.

Sehingga dengan luar biasa Dr Aqua memberikan bantuan kepada siapapun termasuk kepada orang yang tidak dikenalnya.

Bahkan di awal November 2022 lalu, beliau kembali memberangkatkan jamaah umrah The Power of Silaturahim (POS) IV yang jumlahnya 43 orang. Sehingga total yang diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 167 orang.

Tidak Perlu Pujian
Apakah Dr Aqua ingin mendapat pujian? Tentu untuk tokoh sekaliber beliau sudah tidak memerlukan pujian.

Itu seperti halnya mudahnya kita bernafas, jadi keluar masuknya udara ke tubuh kita merupakan kondisi yang dapat menggambarkan keikhlasan beliau memberangkatkan banyak orang untuk umrah.

Hal tersebut tentu beliau harapkan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Bahkan semoga bisa lebih dari itu.

Namun kalau ada orang lain akan melakukan hal yang sama secara kontinuitas, tentu tetap akan disebut, “Oh mengikuti jejak Dr Aqua ya”.

Dalam skala kecil dan terbatas saya juga berusaha melakukan kebaikan dengan membantu orang lain.

Persis dengan yang disampaikan Dr Aqua, ketika melihat orang yang kita bantu bisa tersenyum dan terbebas dari bebannya, tanpa dikomando, ujung mata kadang tidak mampu menahan jatuhnya buliran air bening yang berasal dari mata kita.

Terima kasih Dr Aqua dan keluarga (Bu Retno, Mbak Alira dan Mas Ero) yang konsisten memberi contoh teladan kebaikan bagi banyak orang.

Semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan limpahan nikmat sehat dan barokah untuk Dr Aqua sekeluarga, karena kiprahnya sangat ditunggu banyak orang. Aamiin ya robbal aalamiin…

Sekali lagi terima kasih telah terus berbagi ilmu dan pengalaman khususnya kepada saya dan keluarga. Jangan pernah lelah membagi kebaikan pada banyak orang.

Joko Sudarmawan

Manajer Solusi dan Kemitraan Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero)

You may also like

Leave a Comment