Saat ketemu direktur human capital Garuda Indonesia (GA) Salman El Farisiy pada Senin (5/12/22) sore, kemarin di lounge GA Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, banyak topik menarik yang kami bicarakan. Salah satunya adalah keyakinan tentang rezeki dari TUHAN.
“Jika ingin mendapatkan sesuatu termasuk jabatan, mintanya langsung ke TUHAN. Salah satu caranya datang ke Tanah Suci untuk berdoa di tempat-tempat mustajab. Insya ALLAH doanya dikabulkan TUHAN,” ujar Salman.
Bapak tiga anak itu melanjutkan, tidak usah meminta kepada manusia. Bisa membuat kecewa. Telah banyak contoh nyata tentang hal ini.
Salman kemudian menceritakan pengalamannya mengajak para perwira ke Tanah Suci. Begitu kembali ke Tanah Air, mereka mendapat promosi jabatan.
Semua contoh nyata itu menambah keyakinannya yang kuat. Meminta rezeki apapun wujudnya termasuk jabatan, langsung ke TUHAN.
Bagi Sang Pencipta Alam Semesta apapun bisa diwujudkan. Termasuk untuk urusan yang sederhana berupa jabatan.
Amanah dan Utamakan Integritas
Terpenting menjadi atensi dan catatan setiap orang yang menjabat, agar amanah dan profesional. Mengutamakan integritas. Tidak menyalahgunakan jabatannya.
Pengalaman selama ini, banyak orang yang kecewa karena menyandarkan hidupnya pada manusia. Yakin bahwa orang yang menjadi sandarannya bisa membantu dirinya. Padahal belum tentu.
Dari waktu ke waktu kondisi yang sama terus terulang. Mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar. Bersamaan dengan itu makin banyak orang yang kecewa.
Agaknya mereka tidak pernah mau belajar dari pengalaman. Lebih yakin pada manusia daripada TUHAN. Meski mereka tidak mengucapkannya, namun perilakunya menunjukkan itu.
Belajar dari pengalaman tersebut, kepada yang menginginkan jabatan tinggal memilih saja.
Memohon kepada TUHAN dengan hasil yang terbaik atau minta ke manusia yang berpotensi menimbulkan kekecewaan yang mendalam. Sekaligus memperbanyak barisan orang yang kecewa.
Pengalaman adalah guru terbaik. Semoga berbagai kejadian masa lalu jadi perhatian agar tidak mengulangi kesalahan yang akhirnya membuat kekecewaan yang mendalam. Aamiin ya robbal aalamiin…
Dari Stasiun kereta Gambir Jakarta, saya ucapkan selamat berusaha secara optimal menyandarkan hidup hanya pada TUHAN. Salam hormat buat keluarga.
Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional
