Home Berita Dr Aqua Dwipayana: Hati yang Ikhlas Kunci Bekerja Baik dan Optimal di Lapas Serta Rutan

Dr Aqua Dwipayana: Hati yang Ikhlas Kunci Bekerja Baik dan Optimal di Lapas Serta Rutan

by Slyika

SEMARANG – Hati yang ikhlas dan kesungguhan adalah kunci bagi semua pegawai di setiap lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) untuk bisa menjalankan tugas dan pekerjaan dengan baik.

Jadikan semua aktivitas itu sebagai bagian dari ibadah dan hanya mengharapkan balasan dari Tuhan. Melayani semua warga binaan pemasyarakat merupakan pekerjaan yang sangat mulia.

Hal itu disampaikan Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana yang memiliki pengalaman panjang dan inspiratif dalam menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di lingkungan kerja Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) mulai dari Sumatera hingga Papua.

Bahkan, doktor Komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tersebut direncanakan menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi ke 71 unit pelaksana teknis (UPT) termasuk puluhan lapas dan rutan di bawah koordinasi Kanwil Kemenkumham Provinsi Jawa Tengah.

71 UPT itu rinciannya adalah 29 lapas, 17 rutan, 8 Balai Pemasyarakatan (bapas), 8 Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (rupbasan), 6 Kantor Imigrasi (kanim), 1 Rumah Detensi Imigrasi (rudenim), 1 Badiklat, 1 Balai Harta Peninggalan.

Di semua UPT itu bekerja sekitar 4.000 orang pegawai termasuk 238 orang bertugas di Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah di Semarang. Sedang warga binaan di lapas dan rutan kira-kira 13.000 orang yang 2.000 orang di antaranya menjalani hukuman semua lapas yang ada di Pulau Nusakambangan

Kepastian rencana kegiatan tersebut mencuat pada silaturahim Dr Aqua bersama Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Dr A Yuspahruddin. Pria asal Bengkulu itu menerima kunjungan Dr Aqua di ruang kerjanya, Selasa (31/1/2023) siang.

Pada kesempatan tersebut, mereka sepakat Dr Aqua memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi ke seluruh satuan kerja dan warga binaan pemasyarakatan.

Sejatinya, pelaksanaan Sharing Komunikasi dan Motivasi yang dilakukan Dr Aqua di jajaran Kemenkumham baik di Jakarta maupun di berbagai provinsi di Indonesia bukan kali ini saja.

Bahkan jauh sebelumnya, pria yang hobi bersilaturahim dan menolong banyak orang tersebut sudah kerap menjalankan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Kemenkumham.

Bahkan, di lapas dengan tingkat keamanan paling tinggi semacam Nusakambangan sekalipun, bukan sekali dua Dr Aqua menyampaikan materi Sharing Komunikasi dan Motivasi yang inspiratif dan mencerahkan kepada warga binaan.

Keberadaan lapas, rutan, dan kanim mulai dari Sumatera hingga Papua sudah didatangi Dr Aqua dan bila ditotal jumlah orang yang menerima motivasi dari Dr Aqua di berbagai provinsi itu mencapai puluhan ribu orang.

Terakhir Dr Aqua menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi bertema “Menuju Nusakambangan yang Modern, Berintegritas dalam Pengabdian” di hadapan para pegawai di Aula Ardha Candra Wismasari, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis, 8 Desember 2022.

Lapas Nusakambangan selama ini dikenal sebagai “Lapas angker” karena dihuni para narapidana kelas “berat” sehingga para petugasnya pun memiliki tanggung jawab ekstra.

Dr Aqua meminta agar setiap petugas Lapas bisa bekerja profesional dan melaksanakan amanah dengan konsisten.

“Tanpa pamrih melayani orang, dan hanya mengharap ridho dan balasan dari Tuhan, ini sangat mulia tentunya,” kata pria rendah hati itu.

Pesertanya sekitar 200 orang. Mereka perwakilan dari 12 UPT yang bekerja di lingkungan Kemenkumham di Pulau Nusakambangan dan Kota Cilacap.

12 UPT itu adalah Lapas high risk Kelas I Batu, Lapas high risk Kelas IIA Pasir Putih, Lapas maximum Kelas IIA Besi, Lapas maximum Kelas IIA Narkotika, Lapas medium Kelas IIA Kembang Kuning, Lapas medium Kelas IIA Perrmisan, Lapas minimum Terbuka Kelas IIB, Balai Pemasyarakatan, Rumah Barang Sitaan Negara Cilacap, Lapas Kelas IIB Cilacap, dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap.

Lapas di Nusakambangan sendiri dikenal sebagai lembaga pemasyarakatan yang menampung narapidana kelas berat, mulai dari terpidana kasus narkoba, hingga terpidana kasus terorisme yang menjalani hukuman mati.

Tak heran jika sistem pengamanan di Lapas Nusakambangan sangat ketat. Akan tetapi, Dr Aqua menjadi salah satu dari segelintir orang yang menjadi “keistimewaan” mendapat akses masuk bahkan memberikan asupan Sharing Komunikasi dan Motivasi baik kepada warga binaan pemasyarakat maupun pada para petugas.

Semua petugas yang bekerja di sana, menurut Dr Aqua, juga memiliki beban dan tanggung jawab yang sangat berat.

“Dari sisi inilah maka mereka juga patut terus mendapat dukungan moril untuk dapat menjalankan tugas berat dan penuh tekanan tersebut dengan sepenuh hati dan dilandasi keikhlasan dan kebeningan hati,” kata Dr Aqua menegaskan.

Dalam pandangan Dr Aqua yang tak jarang memberikan kejutan membahagiakan kepada peserta dalam setiap Sharing Komunikasi dan Motivasi, warga binaan pemasyarakatan juga adalah saudara kita. Selama menjalani hukumannya mereka perlu dipersiapkan untuk kembali ke masyarakat.

“Oleh karena itu pendekatan kepada mereka harus dengan hati dan dengan hati-hati. Nurani yang bersih dan ikhlas untuk sama-sama berupaya memperbaiki kesalahan di masa lalu adalah kunci untuk mengajak semua saudara kita yang menjadi warga binaan pemasyarakatan untuk bisa kembali ke keluarga dan kehidupan bermasyarakat,” ucap Dr Aqua.

Dalam setiap sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada warga binaan pemasyarakatan di lapas dan rutan, Dr Aqua selalu bersikap rendah hati dan melakukan pendekatan personal sehingga dapat menyentuh hati mereka.

Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah Dr Yuspahruddin sangat mendukung kegiatan positif tersebut. Menurutnya semua pegawai di Kemenkumham Jawa Tengah dan warga binaan pemasyarakatan membutuhkan motivasi agar selalu bersemangat menjalani hidup dan melaksanakan semua aktivitas mereka.

“Bukan hanya di lapas dan rutan tetapi juga di imigrasi dan para pegawai di dalamnya, karena pegawai harus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat maupun warga binaan pemasyarakatan,” ujar Yuspahruddin.

Bapak tiga anak itu langsung menugaskan Supriyanto untuk menyiapkan pelaksanaan Sharing Komunikasi dan motivasi tersebut serta meminta Supriyanto berkoordinasi dengan Dr Aqua untuk membicarakan teknis pelaksanaannya.

Nantinya kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi ini bukan semata digelar untuk warga binaan pemasyarakatan saja tetapi juga buat pegawai termasuk para petugas yang bekerja di sana.

Hal tersebut ditujukan karena para petugas lapas dan rutan memiliki beban dan tanggung jawab yang sangat berat.

Dalam kaitan tersebut, Dr Aqua yang juga penulis buku super best seller Trilogi The Power of Silaturahim tersebut merasa memiliki tanggung jawab moril untuk memotivasi para petugas agar terus menjalankan peran dan tugasnya dengan optimal, penuh keikhlasan, dan tanggung jawab.

You may also like

Leave a Comment