“Saya akrab berteman dengan banyak orang termasuk para pengusaha besar karena selama ini niatnya selalu membantu.”
“Bukan mendapatkan sesuatu apalagi merugikan mereka. Selain itu konsisten menjaga hati dan pikiran tetap bersih.”
“Dengan begitu semuanya merasa nyaman bersahabat dan setiap berkomunikasi sama saya.”
Demikian yang saya sampaikan kepada dosen FISIP UPN Yogyakarta Prof Puji Lestari saat minggu lalu silaturahim ke saya di rumah Yogyakarta.
Jawaban serupa juga pada teman-teman yang pertanyaannya sama.
Mereka sering menyatakan keheranan dan kekagumannya karena teman saya banyak sekali. Latar belakangnya beragam. Begitu juga levelnya.
Umumnya komunikasi dengan teman-teman itu akrab sekali. Termasuk dengan orang-orang yang baru saya kenal.
Melihat keakraban itu, banyak yang tidak percaya kalau pertemanannya baru hitungan bulan.
Mereka mengira saya bersahabatnya sudah belasan tahun bahkan puluhan tahun. Padahal baru saja.
Bahkan tidak jarang ada yang baru pertama kali ketemu langsung akrab. Seperti saudara sendiri.
Ketulusan dan Keikhlasan
Kenapa itu bisa terjadi? Karena pertemanannya dilandasi ketulusan dan keikhlasan. Tidak ada motif-motif tertentu apalagi merugikan mereka. Sehingga semuanya merasa nyaman.
Sebaliknya, banyak teman yang merasa bersyukur dan beruntung bersahabat sama saya.
Selain saya hobi membantu mereka dengan tulus ikhlas, juga sering berbagi informasi A1 yang aktual.
Mereka jadi tahu perkembangan yang sebagian tidak ada di media.
Menariknya, banyak teman saya yang juga saling berteman, sehingga saat komunikasi nyambung.
Juga antar mereka saling cerita pengalaman dan pandangannya tentang saya.
Dengan begitu saat saya bersikap tentang suatu hal, mereka jadi paham.
“Pak Aqua memang seperti itu. Berteman dengan siapa pun tulus. Tidak ada motif-motif tertentu apalagi sampai merugikan orang lain,” ujar beberapa teman senada.
Saya mengetahui hal itu karena beberapa teman menceritakan ke saya yang disampaikan ke kawannya mengenai saya. Umumnya senada.
Aset Utama, Melebihi Uang
Semua itu membuat saya makin semangat untuk konsisten bersikap yang sama pada semua orang.
Kenapa begitu? Karena saya sudah merasakan manfaatnya dan membuktikan hasilnya yang dahsyat dan luar biasa.
Salah satunya dari waktu ke waktu teman saya bertambah banyak. Kualitas pertemanannya terjaga dengan baik bahkan semakin meningkat.
Semua teman adalah aset utama. Nilainya melebihi uang berapa pun juga. Untuk itu agar terus merawatnya dengan niatnya selalu membantu, menjaga hati dan pikiran tetap bersih.
Semoga persahabatan dengan semua orang, selalu niat sepenuhnya ibadah, hanya karena TUHAN. Bukan yang lain. Aamiin ya robbal aalamiin…
Dari Jakarta saat menjelang silaturahim sama teman-teman para pengusaha sukses, saya ucapkan selamat menjaga komunikasi dan persahabatan dengan semua orang. Salam hormat buat keluarga.
Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional
