Di Indonesia banyak sekali masjid karena mayoritas penduduknya beragama Islam. Setiap masjid memiliki ciri khasnya masing-masing, termasuk Masjid Raya Sumatera Barat.
Masjid yang terletak di Jala. Khatib Sulaiman, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara ini sangat megah dan memiliki keunikan karena atapnya tidak berbentuk kubah, melainkan atap rumah gadang.
Hal tersebut membuat bangunan masjid ini terlihat sangat unik dan menarik.
Hal tersebutlah yang membuat Masjid Raya Sumatera Barat mendapat penghargaan sebagai masjid dengan desain arsitektur terbaik di dunia pada kompetisi Arsitektur Masjid Abdullatif Al Fozan.
Bangunan ini juga memiliki kubah yang tidak seperti masjid pada umumnya. Atap masjid berbentuk seperti atap rumah adat Minang, yaitu bentuk gonjong.
Desain Masjid Mahligai Minang juga mengingatkan bentuk bentangan kain ketika empat kabilah suku Quraisy di Makkah yang berbagi kehormatan memindahkan batu Hajar Aswad.
Selain itu, bangunan megah ini juga dihiasi ukiran khas Minangkabau serta kaligrafi di dinding masjid. Desain inilah yang menjadi nilai tersendiri di mata dunia.
Masjid Raya Sumatera Barat ini dapat menampung sekitar 20.000 jamaah. Halamannya pun cukup untuk menampung 600 kendaraan roda empat.
Tidak hanya luas dan unik, terdapat taman dengan rumput hijau dan tanaman yang indah serta tempat evakuasi bila terjadi tsunami.
Pada malam hari, masjid ini tampak lebih megah dan mewah karena hiasan lampunya yang menyala.
Jadi, pastikan untuk mengunjungi Masjid Raya Sumatera Barat kalau melawati Kota Padang.
Reportase: The Esto
