BERITAIND.COM, JAKARTA – Nama Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha semakin menguat sebagai kandidat Jaksa Agung RI menggantikan Sanitiar Burhanuddin.
Kabar itu mencuat setelah Tjokorda disebut diduga telah dipanggil ke Istana bersamaan dengan proses penunjukan Kapolri Jenderal Suyudi, beberapa waktu lalu.
Pembina Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta Benyamin Patondok mengatakan, keputusan mengenai siapa yang akan menduduki posisi Jaksa Agung sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden, termasuk Jaksa Senior Tjokorda.
“Siapa pun yang akan menjadi Jaksa Agung pilihan Presiden harus kita dukung. Itu hak prerogatif Presiden,” kata Benyamin saat berbincang dengan pengurus JMSI DKI Jakarta di Jakarta Pusat, Senin (5/10/26).
Pria yang akrab disapa Bento itu menilai kepastian hukum merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia.
“Kalau hukum dilakukan tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas, negara Indonesia akan semakin tertinggal,” ujarnya.
Benyamin menilai aparat penegak hukum memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.
Profesionalisme dan independensi aparat, menurut dia, akan menentukan tingkat kepercayaan publik serta dunia internasional terhadap Indonesia.
“Kalau orang-orang yang bekerja di bidang hukum tidak menjalankan tugas dengan baik, negara ini akan semakin sulit mendapatkan kepercayaan masyarakat, apalagi kepercayaan internasional,” katanya.
Dia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang tetap memproses dugaan tindak pidana korupsi tanpa melihat latar belakang maupun kedekatan seseorang dengan kekuasaan.
“Artinya ada keberanian. Siapa pun yang salah harus diproses sesuai hukum,” katanya.
Karena itu, Benyamin berharap perubahan maupun penguatan komposisi lembaga penegak hukum, baik KPK, kejaksaan agung maupun kepolisian, dapat semakin memperkuat kepastian hukum di Indonesia.
“Kita berharap dengan komposisi yang baru, baik di KPK, kejaksaan agung maupun kepolisian, akan memberikan kepastian hukum kepada investor dan masyarakat,” pungkasnya.
