Home Hobi 7 Rahasia Sukses Dani Merawat Kelinci Agar Berumur Panjang, Nomor 5 Kesalahan Paling Sering Dilakukan Padahal Fatal Akibatnya

7 Rahasia Sukses Dani Merawat Kelinci Agar Berumur Panjang, Nomor 5 Kesalahan Paling Sering Dilakukan Padahal Fatal Akibatnya

by Slyika

Banyak orang menyukai kelinci hias karena wujudnya yang lucu dan menggemaskan. Sayangnya, banyak kasus kematian mendadak terjadi pada kelinci. Sebagian besar pemilik kelinci mengeluhkan masalah ini. Di pagi hari, kelinci masih keliatan aktif bermain, tiba-tiba sore sudah tidak bergerak lagi dan ditemukan kaku tak bernyawa. Hal ini tentu membuat sedih pemilik kelinci.

Sebagai peternak kelinci, Dani menjelaskan beberapa tips merawat kelinci agar bisa berumur panjang. Simak tips ala Dani berikut ini.

1. Siapkan Kandang Ideal

Kandang kelinci bisa kita beli atau buat sendiri. Sesuaikan kandang dengan ukuran badannya. Kelinci dewasa membutuhkan ruangan besar untuk bergerak bebas melompat, bersarang, meletakkan makanan, minuman serta wadah khusus untuk kotoran. Jangan sampai kelinci jadi stres karena memiliki ruang gerak terbatas.

2. Jaga Kebersihan Kandang

Kotoran kelinci wajib dibersihkan setiap hari. Kotoran mengandung banyak bakteri sehingga jika dibiarkan menumpuk selama berhari-hari di dalam kandang kelinci akan menimbulkan bibit penyakit dan juga aroma yang tak sedap. Seminggu sekali kandang wajib disemprot dengan disinfektan.

3. Berikan Cukup Sinar Matahari

 

Usahakan posisi kandang menghadap matahari pagi agar kandang kondisi kandang tidak lembab. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit jamur. Kelinci rentan terkena jamur, jika dibiarkan dalam waktu singkat bisa menimbulkan penyakit scabies. Bagian tubuh kelinci yang paling rentan terkena scabies adalah telinga.

4. Berilah Pakan Berkualitas

Makanan terbaik untuk kelinci sebetulnya adalah hay rumput kering impor atau rumput liar yang sudah dijemur dulu sampai layu. Serat kasar yang terdapat pada rumput sangat berguna untuk pencernaan kelinci. Kemudian berilah pakan pelet khusus kelinci dengan takaran 25gram atau 1 kepalan tangan untuk satu anakan lepas sapih setiap hari.

Hay, rumput yang sudah dikeringkan

Pemberian pelet khusus kelinci hanya sebagai pakan tambahan saja untuk penggemukan. Jangan memberi makan berlebih karena sebetulnya usus anakan lepas sapih belum cukup kuat untuk mencerna pakan pelet. Lain halnya dengan indukan kelinci. Mau diberikan makanan sebanyak apa pun tak masalah yang penting tidak obesitas.

5. Batasi Pemberian Sayur Segar

Seringkali banyak orang salah kaprah memberi makan kelinci. Sayur segar dijadikan menu utama dan diberikan sesering mungkin untuk kelinci. Terutama Wortel, seringkali menjadi makanan wajib bagi kelinci. Padahal wortel banyak mengandung gula dan oksalat yang justru bisa memicu kencing batu pada kelinci.

Sayuran dan buah cukup diberikan seminggu sekali sebagai pakan extra food. Itu pun dengan syarat wajib dilayukan terlebih dahulu agar kandungan air dan gasnya berkurang.

Sayuran seperti kubis, sawi hijau dan bayam juga mengandung banyak gas sehingga jika kelinci terlalu banyak menkonsumsi sayuran ini bisa fatal akibatnya. Seringkali kelinci ditemukan lemas atau bahkan sudah tak bernyawa akibat terlalu banyak gas di dalam perut.

6. Sediakan Air Minum Bersih

Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan air minum, sama halnya dengan kelinci. Sediakan air minum bersih di botol gantung agar kelinci bisa meminumnya setiap saat. Apalagi dengan adanya pemberian makan pelet, kelinci wajib diberi air minum. Jangan sampai kelinci mengalami dehidrasi.

7. Hindari Stres Pada Indukan Hamil

Untuk merawat indukan hamil, cukup perhatikan pakan dan minumnya. Jangan sampai kekurangan karena akan mempengaruhi kualitas ASI. Kemudian indukan dijaga jangan sampai stres karena kondisi lingkungan yang tidak nyaman. Setelah indukan melahirkan pun perlakuannya tetap sama. (slyika)

You may also like

Leave a Comment