Gugah Tetangga Bantu Sesama sebagai Wujud Kepedulian Sosial Saat Pandemi Covid-19

by Slyika

BOGOR Selama pandemi Covid-19 banyak orang yang membutuhkan bantuan. Mereka terutama yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), dirumahkan, gajinyanya dipotong secara drastis, dan kena aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat atau level 4 sehingga tidak bisa jualan.

Jutaan orang di Indonesia mengalami penurunan kualitas hidup. Ada yang untuk makan saja kesulitan. Belum lagi memenuhi kebutuhan lainnya.

Kondisi itu momentum untuk menggugah tetangga yang mampu membantu orang di sekitarnya. Baik di perumahan tempat tinggalnya maupun di kantor tempatnya bekerja.

Kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian sosial yang nyata. Memberi atensi besar dengan membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan bantuan.

Wujudnya beragam. Tidak hanya materi. Bisa juga sembilan bahan pokok, obat-obatan, dan lainnya.

Ketagihan Membantu
Mereka yang membantu jangan memaksakan diri melakukannya. Menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Terpenting ikhlas. Selama ini tidak pernah terjadi orang yang membantu materi dengan ikhlas, jadi miskin. Realitanya adalah sebaliknya. Rezekinya makin bertambah. Makanya mereka yang memahami itu dan telah membuktikan sendiri, ketagihan membantu. Setiap ada kesempatan melakukannya.

Bantuan dari tetangga manfaatnya tidak hanya meringankan beban mereka yang dibantu. Namun juga dapat meningkatkan kebersamaan antartetangga. Ini positif sekali. Menunjukkan bahwa sesama tetangga akrab. Tidak ada jarak. Sekaligus membesarkan hati mereka yang dibantu. Bahwa mereka saat sulit tidak sendiri, namun ada saudara-saudaranya yaitu para tetangga yang memberikan bantuan. Jadi sebelum meminta bantuan ke pihak lain sebaiknya lebih dulu menggalang bantuan kepada tetangga. Harus yakin potensinya ada.

Transparan dan Akuntabel
Orang yang ditunjuk untuk kegiatan itu harus amanah agar tetangga yang membantu percaya. Lakukan semuanya secara transparan dan akuntabel. Dengan begitu mereka yang membantu menjadi senang karena semua donasi sampai kepada tetangga sebagai penerimanya. Juga memotivasi mereka untuk terus memberikan bantuan.

Tidak hanya itu. Mereka yang respek dengan aktivitas mulia itu akan mengajak teman-temannya untuk mengikuti kegiatannya membantu sesama. Sedangkan penerima bantuan harus tahu diri. Jika mengetahui tetangga yang membantu jangan lupa mengucapkan terima kasih. Sekaligus mendoakan mereka agar mendapat balasan berkali-kali lipat dari TUHAN.

Semoga kebiasaan menggugah tetangga untuk membantu sesama selama pandemi Covid-19 dapat meningkatkan kepedulian sosial yang tinggi di Tanah Air. Aamiin ya robbal aalamiin.

Dr Aqua Dwipayana

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional

0 comment
2

Related Post

Leave a Comment