Entahlah setan apa yang merasuki raganya. Penguasa begitu gigih memburu harta dan tahta. Saling menghianati, menyakiti dan membunuh sesama. Syahwat dunia sampai mengabaikan norma-norma agama.
Belajar pada kisah para sahabat Rasulullah. Banyak yang enggan dan keberatan memikul amanah. Takut menerima jabatan yang maknanya beban berat dan menderita. Terlebih pertanggunganjawabnya menghadapi dahsyatnya api neraka.
Lakod kaana lakum fii Rasulillahi uswatun hasanatun, harusnya menjadi cermin buat semua umat manusia.
Bahwasanya kepemimpinan itu bukan perkara biasa, apalagi sampai berdusta dan semena-mena. Tak sekedar kata-kata dan karya. Pemimpin itu membawa jalan keselamatan di dunia dan akhirat
Sungguh tercela dan dalam kerugian besar bagi yang membangga-banggakan jabatan dirinya. Apalagi jika meraihnya dengan segala cara dan penuh angkara.
Bagaikan miskin aqidah dan kering jiwanya. Panjang umurnya, panjang periode jabatannya dan panjang siksa kuburnya. Astaghfirullahaladzim. Naudzubillah min dzalik
Yusuf Blegur
Mantan Presidium GMNI
