Home Berita 2.000 Anggota Baru Hadiri Acara Pembaretan oleh Ketua Umum GRIB ‘Maun’ Hercules

2.000 Anggota Baru Hadiri Acara Pembaretan oleh Ketua Umum GRIB ‘Maun’ Hercules

by Slyika

JAKARTA – Tokoh nasional sekaligus Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Rosario de Marshal akrab disapa Hercules melakukan pembaretan kepada ribuan anggota yang baru bergabung.

Tercatat 2.000 anggota baru memadati acara yang berlangsung di daerah Kedoya, Jakarta Barat.

“Sebelum-sebelumnya kami sudah melakukan pelantikan dan pembaretan anggota GRIB baru. Hari ini kami melantik lagi anggota baru GRIB yang setiap harinya terus bertambah,” jelas Hercules yang berbicara spontan tanpa teks, saat acara di Jakarta, Minggu (12/11/23).

Saat pembaretan, Hercules berpesan kepada anggota yang baru dilantik supaya menjaga marwah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

“Setiap anggota GRIB harus menjaga marwah organisasi untuk Indonesia Maju. Anggota GRIB harus berkontribusi untuk kemajuan Indonesia bersama-sama,” papar Hercules juga akrab disapa ‘Maun’.

Dalam bahasa Tetun, ‘Maun’ berarti kakak atau saudara tertua atau paling dihormati.

Visi dan Misi GRIB

Sebagai organisasi, GRIB, jelas Hercules, memiliki visi dan misi. Organisasi GRIB, tegas dia, memiliki tujuan untuk gerakan di bidang sosial.

Selanjutnya, keberadaan GRIB juga untuk kebersamaan yakni, kebersamaan dengan pemerintah dan rakyat serta TNI-Polri membangun NKRI.

“Ormas GRIB dibentuk untuk bersama-sama kita membangun terciptanya kedamaian dan kenyamanan demi NKRI Harga Mati,” jelas Hercules disambut tepuk riuh anggota yang dilantik.

Sedangkan bicara kondisi bangsa menjelang Pemilu, Hercules mengimbau anggotanya untuk menggunakan hak pilih secara baik dan benar.

“Pemilu harus damai, jangan ada pertikaian. Apalagi sampai ingin membuat gerakan people power. Jangan seperti itu, karena masyarakat sendiri yang akan dirugikan,” tegasnya.

Menurutnya, para kontestan Pilpres 2024 dan peserta pilkada yang nantinya menang maupun kalah harus ksatria menerima hasil dengan lapang dada.

Yang menang, kata dia, tidak boleh jumawa sedangkan yang kalah harus menerima. Selanjutnya, jelas Hercules, peserta yang menang dan kalah harus membangun Indonesia lebih maju lagi.

“Jangan sampai ada perpecahan dan people power. Kalau ada indikasi seperti itu, maka akan berhadapan dengan saya (Hercules). Bagi saya dan GRIB, NKRI harga mati,” pungkasnya.

You may also like

Leave a Comment