JAKARTA – Tensi ditunjukkan para finalis yang bakal tampil pada babak puncak Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Final Jakarta di Indonesia Arena, Jumat, (6/2/24).
Ada empat tim dari tiga sekolah terbaik di Jakarta yang bakal bertanding pada babak puncak yang digelar di venue indoor termegah se–Indonesia ini.
Menariknya, partai final edisi 2024 ini merupakan trilogy atau duel kali ketigaberuntun bagi para finalis putri maupun putra.
Final putri mempertemukan juarabertahan SMAN 70 Jakarta dan penantangnya SMA Jubilee Jakarta, pun demikian final putra mempertemukan SMA Jubilee Jakarta dan SMA Bukit Sion Jakarta.
Jelang Final DBL Jakarta di Indonesia Arena, baik tim putra maupun tim putrisaling menebar ancaman untuk lawan mereka masing-masing.
Bertepatandengan konferensi pers spesial jelang Final DBL Jakarta di Indonesia Arena pada Kamis, (5/12/24), di Indonesia Arena.
Empat tim finalis yang diwakilkan oleh kapten tim masing-masing. Termasuk kepala pelatih darikeempat tim, yakni Paul Mario Watulingas (Pelatih tim putri SMAN 70 Jakarta), Christian Andy Hermawan (Pelatih tim putri SMA Jubilee Jakarta), Jap Ricky Lesmana (Pelatih Tim Putra SMA Bukit Sion), serta Hoei Maechel(Pelatih Tim Putra SMA Jubilee). Mereka membeberkan segala persiapan, sekaligus kesiaapan menghadapi partai final.
Kapten tim putra SMA Bukit Sion, Alexander Ralphael, menebar peringatanuntuk Jubilee. Ada semangat revans luar biasa yang dirasakan Ralphael dkk, untuk membalaskan kekalahan menyakitkan pada dua edisi final sebelumnya (2022 dan 2023).
Ralphael yang merupakan student athlete kelas XII punya ambisi untuk mengembalikan status Buksi yang menguasai DBL Jakarta.
Seperti pada era 2018 hingga 2021 silam. Sebelum hegemoni itu dipatahkanoleh Jubilee sejak 2022.
“Persiapan kami sangat matang. Motivasi kami sedang memuncak, untukmenggagalkan misi three peat Jubilee. Seperti saat mereka menggagalkan misifour peat dulu,” tegas Ralphael.
Buksi sendiri telah menjalankan persiapan sejak 10 hingga 11 bulan lalu demi lolos ke babak Final DBL Jakarta di Indonesia Arena.
Dari persiapan ini, Jap Ricky Lesmana, pelatih Buksi, percaya diri timnya bisa memenangkanpertandingan final atas Jubilee di musim ini.
“Sudah sukses dua kali merebut gelar musim lalu, kami tetap tidak puas. (Final) DBL 2024 ini lain cerita, kompetisi juga baru, tahun lalu biarlah berlalu. Kita juga tidak boleh puas karena kalau kita puas, orang lain mengejar kita,” tegas kapten Putra SMA Jubilee Timothy Marvel Christiano.
Sama halnya dengan perseteruan putri, final kali ini kembali menghadirkantrilogy antara SMAN 70 Jakarta yang akan kembali melawan SMA Jubilee Jakarta.
Status Bulungan (julukan SMAN 70 Jakarta) memang lebih mentereng.
Tahun ini, target mereka memperpanjang rekor. Meraih empat gelar beruntunatau four peat.
Setelah sukses juara tanpa putus sejak edisi 2021, 2022, dan 2023 lalu.
“Kami tidak puas walau sudah juara, dan tidak akan pernah puas sampai kapanpun. Kami sudah juara tiga kali dan ga mau stop tahun ini. Apalagi ini tahunterakhirku, aku ga mau sia-siain. Tim aku (SMAN 70 Jakarta) musim ini juga kuat,” ujar kapten tim SMA 70 Jakarta, Shinta Salsabila Syifa.
Kegigihan tim putri SMAN 70 Jakarta untuk mengejar four peat ini akan diujikembali oleh Jubilee.
“Yang pasti aku dan tim bakal lebih kerja keras demi gelartahun ini. Kita sudah mempersiapkan sematang-matangnya,” tegas Kapten Putri SMA Jubilee, Makayla Pradanitya Jati.
Selain menyajikan partai puncak putra dan putri, gelaran Final DBL Jakarta 2024 di Indonesia Arena ini sekaligus menjadi perayaan 20 tahun DBL Indonesia.
Dua dekade bukan waktu yang cepat untuk bertumbuh. Namun, kompetisi Developmental Basketball League (DBL), liga basket pelajar terbesardi Indonesia, telah mencapainya.
DBL didirikan 2004 dengan awal mula yang sederhana di Surabaya. Namun, kini telah berekspansi ke 30 kota 22 provinsi se Indonesia. Dari Aceh hinggaPapua.
Siapa sangka, pada final edisi pertama di GOR Kertajaya, Surabaya, 20 tahun, lalu sudah menghadirkan kehebohan.
Kini, kehebohan itu akan kembalitersaji di Indonesia Arena, venue Piala Dunia bola Basket Dunia. Final DBL Jakarta 2024 akan kembali digelar di arena berkapasitas 16 ribu tempat duduk itu pada Jumat, 6 Desember 2024.
Bertanding di Indonesia Arena tentu jadi hal mewah, terlebih bagi atlet-atletusia muda. Kesempatan berharga yang tak semua orang miliki.
Musim lalumenjadi momen pertama kalinya student athlete tingkat SMA bertanding di gelanggang olahraga indoor terbesar di Indonesia.
“DBL ingin menyuguhkan The Night in Indonesia Arena that can be remember, be proud, and be memories. Malam luar biasa yang bisa dirasakan pengunjung, pemain, hingga orang tua. CEO kami Azrul Ananda selalu menyampaikanIndonesia Arena Show is The Spectacular it’s self,” kata Wakil Direktur DBL Indonesia, Yondang Tubangkit.
Beragam kemeriahan acara akan tersaji pada malam yang akan dikenang di Indonesia Arena, Jumat (6/12/24).
Ada penampilan Mahalini presented by Kopi Good Day, lalu ada juga BeAT on BeAT Battle of The Hype yang diperkuatAndovi Da Lopez serta Praz Teguh. Selain itu, ada pula event Honda Super Shoot dan Penampilan Best 5 DBL Dance Competition Jakarta Series.
“Indonesia Arena ini dibangun sebagai panggung terbesar olahraga bola basket di segala level. DBL Indonesia menyediakan panggung yang besar dan megah ini bagi keempat tim basket sekolah terbaik se Jakarta ini Tim–tim ini telah kerjakeras untuk kembali ke sini (Final DBL Jakarta 2024 di Indonesia Arena),” tutupYondang.
