Home Berita Pertamina Didesak Siapkan Mitigasi Bencana dan Bangun Depo BBM di Jember

Pertamina Didesak Siapkan Mitigasi Bencana dan Bangun Depo BBM di Jember

by Slyika

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB Rivqy Abdul Halim, mendesak PT Pertamina (Persero) segera menyiapkan langkah mitigasi preventif yang matang menghadapi cuaca ekstrem.

Desakan ini disampaikan Gus Rivqy merespons serangkaian bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, termasuk peristiwa tanah longsor di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur, yang sempat melumpuhkan distribusi BBM.

“Kami meminta agar Pertamina menyiapkan langkah mitigasi dalam menghadapi terjadinya bencana,” tegas Gus Rivqy saat Rapat Dengar Pendapat dengan Dirut PT Pertamina di Gedung DPR, Kamis (12/2/26).

“Upaya mitigasi ini sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih besar,” lanjutnya.

Gus Rivqy menyoroti pengalaman di wilayah Jember yang sempat mengalami kelumpuhan pasokan BBM selama empat hari akibat jalur distribusi dari Banyuwangi terputus total oleh longsor.

Ia menilai ketergantungan distribusi yang hanya bertumpu pada satu jalur tunggal sangat berisiko dan berpotensi memicu kerawanan sosial.

“Kalau terlambat sedikit saja, situasinya bisa kacau. Distribusi energi adalah kebutuhan vital. Negara tidak boleh abai dalam memastikan pasokan tetap aman,” ujarnya.

Dia menilai, peristiwa terputusnya jalur distribusi tersebut harus menjadi momentum evaluasi serius bagi Pertamina untuk memperkuat sistem antisipasi bencana secara komprehensif.

Sebagai solusi strategis, dia mendorong Pertamina untuk segera melakukan reaktivasi depo BBM di Jember atau membangun infrastruktur depo baru guna memperkuat ketahanan energi di wilayah ujung timur Jawa.

Dia juga mendesak optimalisasi moda transportasi alternatif melalui kereta api agar distribusi energi tidak lagi bergantung sepenuhnya pada jalur darat yang rawan bencana.

“Saya pernah sampaikan reaktivasi depo BBM dan saya sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak KAI dan pada prinsipnya mereka siap mendukung,” jelasnya.

“Tinggal ada kemauan dan langkah konkret dari Pertamina untuk memanfaatkan opsi tersebut,” pungkasnya.

You may also like

Leave a Comment