Home Opini Selamat Tinggal Bali, Siap Melaksanakan Sepuluh Sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi di Sulsel

Selamat Tinggal Bali, Siap Melaksanakan Sepuluh Sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi di Sulsel

by Slyika

Setelah empat hari di Bali, Jumat sampai Senin (25-28/3/22) liburan bersama keluarga, saya insya ALLAH siap melanjutkan Sharing Komunikasi dan Motivasi di jajaran TNI-Polri di Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai Selasa (29/3/22). Dalam minggu ini rencananya sepuluh sesi, merupakan rangkaian dari 30 sesi yang telah direncanakan.

Semula Selasa besok pagi agendanya di Polres Takalar. Akan dihadiri oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad. Namun karena pada saat yang sama Andi ada acara di Parepare sehingga ditunda jadi Rabu pagi lusa (30/3/22).

Kedua jenderal bintang dua tersebut sengaja hadir bersama-sama. Selain menunjukkan secara langsung kekompakan mereka, juga membuktikan bahwa Nana dan Andi mendukung penuh acara Sharing Komunikasi dan Motivasi tersebut.

Kegiatan yang bertajuk “Meningkatkan Sinergitas TNI-Polri di Sulawesi Selatan untuk Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat” itu dilaksanakan mulai Rabu pagi. Dalam seminggu rata-rata pelaksanaan Sharing Komunikasi dan Motivasinya sekitar 10 sesi.

Saya keliling Sulsel hingga wilayah paling ujung yakni Luwu Timur. Jarak tempuh pakai mobil ke sana sekitar 12 jam. Perjalanannya penuh perjuangan karena sebagian ruas jalannya rusak.

Dua kali ban mobil yang saya naiki bocor. Waktunya tengah malam. Pertama di daerah Kabupaten Enrekang sekitar pukul 02.30 WITA. Sedangkan yang kedua di Luwu Timur kira-kira pukul 23.20 WITA.

Nana dan Andi yang memberikan amanah kepada saya untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajarannya.

Keduanya sepakat bahwa kemampuan komunikasi seluruh jajarannya perlu ditingkatkan. Selain itu juga membutuhkan motivasi agar selalu semangat melaksanakan semua tugas mulia melayani masyarakat.

Nana dan Andi telah menyampakan undangan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada saya sekitar 1,5 bulan lalu. Itu disampaikan saat kami ketemu di Lapangan Tenis Hasanuddin Makassar. Jadwal saya yang sangat padat membuat saya baru bisa memenuhinya pada Minggu ketiga Maret 2022.

Sangat Menyenangkan
Empat hari liburan bersama keluarga, kami merasakan kebersamaan yang berkualitas. Apalagi kami menghabiskan sebagian besar waktu di Hotel Apurva Kempinski Nusa Dua, tempat kami menginap selama di Bali.

Bagi saya liburan di Bali sekaligus melakukan “pendinginan mesin”. Setelah menuntaskan Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak 30 sesi di tiga provinsi (Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Sulsel) selama 11 hari, Senin hingga Sabtu (14-19/3/22 dan 21-25/3/22).

Kami sekeluarga berangkat ke Bali dengan pesawat yang berbeda, karena ada kegiatan masing-mssing. Sehingga memilih maskapai yang sesuai dengan keluangan waktu kami.

Si sulung Alira Vania Putri Dwipayana yang pertama kali berangkat yakni Kamis siang (24/3/2022) naik Batik Air. Disusul si bungsu Savero “Ero” Karamiveta Dwipayana pada Jumat pagi naik NAM Air. Keduanya dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.

Sedangkan istri Retno Setiasih dan saya jadwal berangkatnya hampir sama, pada Jumat malam. Setelah kami menuntaskan aktivitas masing-masing.

Retno menyelesaikan tugasnya di kantor Jakarta. Sedangkan saya menuntaskan sesi ke-13 Sharing Komunikasi dan Motivasi dalam pekan ini atau minggu keempat Maret 2022 di Sulawesi Selatan. Terakhir acaranya di Mako Brimob Polda Sulawesi Selatan.

Cuma kami beda pesawat dan Bandara asal keberangkatan. Retno naik pesawat  Garuda Indonesia dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Sedangkan saya naik pesawat Lion Air dari Bandara Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan.

Pesawat Lion Air yang saya naiki lebih dulu mendarat sekitar 45 menit dibandingkan  maskapai Garuda Indonesia yang ditumpangi Retno. Sehingga begitu tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Badung, Bali, bisa istirahat sejenak sambil menunggu Retno.

Selama di Bali, saya dan Retno menyerahkan sepenuhnya kepada Alira dan Ero untuk merencanakan kegiatannya. Kami menyesuaikan dan mendukung penuh.

Sama seperti saat berangkat, ketika meninggalkan Bali jadwal kami berbeda-beda. Diawali oleh Alira yang Senin pagi tadi pukul 07.00 WITA ke Jakarta naik Batik Air.

Begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang langsung masuk kantor di kawasan Kuningan Jakarta Pusat.

Siang tadi sekitar pukul 12.30 WITA Retno dan Ero naik pesawat Garuda Indonesia kembali ke Jakarta. Sekitar sejam kemudian giliran saya naik pesawat Citilink ke Makassar dengan transit di Surabaya.

Selamat tinggal Bali. Empat hari hari yang sangat menyenangkan bersama keluarga tercinta. Alhamdulillah…

Semoga dalam tahun ini kami dapat kembali libur bersama. Mensyukuri dan menikmati kebersamaan seperti di Bali. Aamiin ya robbal aalamiin…

Sesaat setelah mendarat di Bandara Hasanuddin Makassar di Maros dan persiapan ke Sinjai, saya ucapkan selamat menikmati setiap kebersamaan bersama keluarga. Salam hormat buat keluarga.

Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional

You may also like

Leave a Comment