Home Opini Rismon Kena Rudal RS-3 Bom-bom Car

Rismon Kena Rudal RS-3 Bom-bom Car

by Slyika

Di tengah perang Amerika Israel dengan Iran yang memasuki hari ke-14 dimana rudal-rudal kedua pihak saling diluncurkan, muncul satu rudal dari Kutai 1 Surakarta yang ditembakkan ke sasaran Balige Academy Sumatera Utara.

Ternyata daya ledaknya dahsyat mampu merontokkan urat syaraf keberanian dan mengubah fikiran sehat menjadi linglung, benci menjadi cinta, maki berubah puji.

Rudal itu made in Japan dari Yamaguchi Univerdity bernama RS-3 Bom-bom Car.

Maknanya adalah R itu S-3 sama dan setara dengan bocil penggemar Bom-bom Car.

Bermasalah secara akademik. Satu Jepang yang lainnya Australia.

Aneh dan ganjil penulis buku Gibran Endgame dengan segala argumen penelitian akademik yang menyimpulkan Gibran tidak memenuhi syarat sebagai Wapres tiba-tiba mengiba datang ke Istananya dan membawa pulang parsel oleh-oleh.

Entah mungkin nanti Rismon juga segera akan membuat buku Gibran Next P 2029 atau Gibran The Rising Star atau puja-puji lain untuk bapak Gibran Rakabuming Raka.

Skandal peneliti “ulung” datang mengembik kepada Wapres yang tidak memenuhi syarat sangatlah bersejarah dan memecahkan rekor dunia baru.

Sia-sia ia menerbitkan buku Gibran Endgame yang dengan sekejap dihancurkan sendiri.

Jika orang membantu menarik peredaran dengan membakarnya nampaknya Rismon sangat berterimakasih.

Sungguh menyedihkan peneliti itu telah tidak menghargai hasil penelitiannya sendiri.

Padahal tidak seorang ahli pun yang mampu mengkritisinya.

Ini namaya anomali dari seorang peneliti pecundang.

Rudal RS-3 Bom-bom Car sangat dahsyat sebagaimana bom thermobarik, namun jasad tidak hilang tapi ruh musnah.

Ruh harga diri, ruh ilmuwan, ruh digital forensik, ruh harimau sumatera, ruh pendobrak ijazah,  ataupun ruh sebagai pahlawan marga.

Lucunya bom sedahsyat itu ternyata masih menjadi mobil-mobilan Bom-bom Car Gibran.

Sambil sinis ia menertawakan sang pecundang yang datang.

Setelah mampu mengubah ijazah palsu menjadi asli dan endgame menjadi rising star bahkan siap pasang badan atas kedua perusak bangsa itu, maka sebutan pengkhianat baginya masih terlalu sopan.

Ada seseorang yang ingin tahu perkembangan menanyakan apakah Rismon masih bernafas ?

Ini bentuk kekecewaan yang memuncak. Ia menilai kini Rismon dapat menjadi aktor pembual yang membahayakan perjuangan untuk membongkar kepalsuan.

Sekali lancung keujian seumur hidup orang tidak percaya. Rismon sudah ambruk, kepercayaan telah runtuh.

11 ribu triliun persen Rismon nyatakan ijazah Jokowi asli, publik tidak akan percaya.

Mereka yakin ijazah UGM Jokowi itu palsu.

Rismon adalah masa lalu yang hebat, kini sudah reyot dan usang. Omongan dan penelitian barunya bullshit.

Tidak jujur dan tidak kompeten.

Rismon jangan halangi aktivis berjuang untuk mencari kebenaran ijazah Jokowi, minggir saja jika sudah menyerah.

Tetapi jika coba-coba menghalangi, tidak ada pilihan lain selain menabraknya.

Kereta bergerak cepat on going menuju pembuktian kebenaran.

Jokowi itu pembual dan Rismon kini ikut dalam bualannya.

Emang loe siapa ?

M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Redaktur: Abdul Halim

You may also like

Leave a Comment